Siswa SMA Sinlui Surabaya Bagikan 384 Takjil Ramadan

Siswa SMA St Louis Surabaya Berbagi 384 Paket Takjil di Penghujung Ramadan

SMA St Louis (Sinlui) Surabaya kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama dengan membagikan 384 paket takjil kepada masyarakat di penghujung Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang merupakan mata pelajaran Agama Katolik.

Persiapan yang Matang

Kegiatan sosial ini tidak dilakukan secara mendadak, melainkan dipersiapkan selama sebulan sebelumnya oleh enam siswa, yaitu Leo, Darrel, Josua, Elvi, Chantal, dan Nara. Mereka bekerja sama untuk mengemas dan menyiapkan paket-paket takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Pembagian takjil dilakukan di sekitar Jalan Polisi Istimewa No. 7, Surabaya, pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat. Dalam waktu kurang dari 30 menit, seluruh 384 paket telah habis dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di sekitar sekolah.

Tujuan Menanamkan Nilai Kemanusiaan

Guru Agama SMA Sinlui, Silvy, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, serta kebersamaan. “Ini bantuan sederhana bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong di kalangan siswa maupun masyarakat. “Melalui APP, siswa belajar bahwa kebaikan bisa datang dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja,” tambahnya.

Kebaikan yang Berkah

Nara, salah satu siswa yang terlibat dalam kegiatan ini, menyebutkan bahwa kegiatan berbagi takjil rutin dilakukan setiap Ramadan. Ia berharap kebaikan yang dibagikan dapat menjadi berkah bagi semua pihak dan mempererat rasa persaudaraan antarumat beragama.

Baca Juga  EBU Latih Ratusan Kepala Sekolah, Dr Rahmat Fadhli: Siapkan Generasi Emas 2045

Josua menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang membagikan takjil, tetapi juga tentang menanamkan nilai toleransi dan kepedulian. “Kami ingin menunjukkan bahwa kita bisa bersama-sama, tanpa memandang latar belakang agama atau budaya,” ujarnya.

Proses Penyusunan dan Pembagian

Darrel, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa persiapan dimulai sejak satu bulan sebelum Ramadan. Setelah pulang sekolah, siswa melakukan pengemasan paket takjil. Pada sore hari, mereka langsung turun ke jalan untuk membagikannya kepada masyarakat umum yang melintas di sekitar sekolah.

“Kami memastikan bahwa semua paket sampai kepada orang-orang yang membutuhkan. Tidak ada pemilihan berdasarkan agama atau latar belakang,” tambahnya.

Kesimpulan

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh siswa SMA St Louis Surabaya ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya toleransi, kepedulian, dan kebersamaan dalam masyarakat. Melalui program APP, para siswa tidak hanya belajar tentang agama, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata.


unnamed Siswa SMA Sinlui Surabaya Bagikan 384 Takjil Ramadan