Pembayaran SPP Gratis Setiap 6 Bulan Didemo
Program Sekolah Swasta Gratis Menghadapi Masalah Arus Kas
Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang berjalan di Kota Depok kini mendapat keluhan dari sejumlah pemilik yayasan dan kepala sekolah. Masalah utamanya adalah mekanisme pembayaran yang dilakukan setiap 6 bulan, yang dinilai menyulitkan sekolah-sekolah dengan arus kas yang minim.
Anggota DPRD Depok dari Fraksi PKS, Ubaidila, mengungkapkan hal ini melalui akun Instagram pribadinya. Ia menerima banyak keluhan terkait sistem pembayaran RSSG yang berlangsung setiap 6 bulan. Menurutnya, bagi sekolah dengan arus kas yang stabil, masalah ini tidak terlalu berdampak. Namun, kebanyakan sekolah yang ikut dalam program ini adalah sekolah menengah ke bawah yang memiliki keterbatasan keuangan.
“Sebagian besar sekolah yang ikut RSSG memiliki kemampuan keuangan yang sangat terbatas. Ketika pembayarannya hanya dilakukan setiap 6 bulan, itu bisa menjadi tantangan besar,” ujar Ubai, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Maret 2026.
Menurut Ubai, beberapa sekolah memilih meminjam uang atau melakukan upaya lain untuk menjaga arus kas bulanan. Hal ini disampaikan oleh dua kepala sekolah yang ia temui saat berkunjung ke salah satu sekolah di Kecamatan Limo. Meski mereka menyampaikan keluhan tersebut, mereka enggan menyebutkan secara terbuka karena takut ditegur.
Permasalahan Disampaikan ke TAPD
Karena kondisi ini, Ubai langsung menyampaikan permasalahan tersebut dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Depok. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan kekhawatiran tentang sistem pembayaran RSSG.
“Saya menyampaikan kepada TAPD, termasuk Pak Sekda dan Pak Ketua Bappeda, agar menjadi perhatian,” jelas Ubai. Ia menyarankan agar pembayaran seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dilakukan di awal tahun, yaitu pada Januari atau Februari. Jika tidak, minimal pembayaran dilakukan setiap 3 bulan.
Ubai menyatakan bahwa TAPD merespons positif terhadap usulan ini dan akan mengkaji skema pembayaran yang lebih sesuai. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai langkah selanjutnya.
Keberlanjutan Program dan Arus Kas
Meskipun program RSSG dinilai bagus untuk siswa, Ubai menekankan bahwa program ini juga harus tidak mengorbankan sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan arus kas. Ia menilai bahwa APBD Kota Depok memiliki postur yang cukup untuk membayarkan pembayaran setiap 3 bulan.
“APBD sudah direncanakan untuk satu tahun ke depan. Tinggal bagaimana pemerintah ingin mengeksekusinya. Jika ada niat dan prioritas, maka bisa dipercepat,” ujar Ubai.
Respons Pihak Terkait
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, dan Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Depok, Muhammad Yusuf, belum memberikan respons terkait konfirmasi yang dilakukan oleh media.
- Warga HSS Bisa Berobat 24 Jam di IGD RSUD Hasan Basry Kandangan - March 31, 2026
- The hidden decor hazard harming your eye health, experts say - March 31, 2026
- Pergi + Lakukan acara 4-9 Oktober - March 31, 2026




Leave a Reply