7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Jenis-Jenis Adaptasi pada Hewan

Hewan memiliki berbagai bentuk adaptasi yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan masing-masing. Secara umum, adaptasi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Adaptasi Perilaku

    Merupakan respons yang dimiliki oleh organisme untuk membantu mereka bertahan hidup atau bereproduksi.

  • Adaptasi Fisiologis

    Proses tubuh yang membantu organisme untuk bertahan hidup atau bereproduksi.

  • Adaptasi Struktural

    Fitur tubuh yang membantu organisme untuk bertahan hidup atau bereproduksi.

Dari ketiganya, adaptasi struktural adalah satu-satunya bentuk adaptasi yang bisa dilihat secara langsung hanya dengan melihat hewan. Berikut beberapa contoh adaptasi struktural yang dimiliki oleh berbagai spesies.

1. Mimikri



Mimikri adalah kemiripan yang dangkal antara dua atau lebih organisme yang tidak terkait secara taksonomi. Contohnya adalah saat sebuah hewan memiliki penampilan seperti spesies lain untuk menipu predator atau mangsa. Kemiripan ini memberikan keuntungan, seperti perlindungan dari pemangsa.

Contoh mimikri dapat ditemukan pada banyak spesies. Misalnya, ular raja merah yang tidak berbisa memiliki penampilan mirip dengan ular karang timur yang sangat berbisa. Dengan demikian, predator akan berpikir dua kali sebelum menyerang ular raja merah.

2. Kaki Berselaput

AA1YYlYi 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Kaki berselaput membantu hewan bergerak lebih efisien di dalam air. Permukaan ekstra pada kaki berselaput memungkinkan hewan untuk mendorong dirinya maju dengan kekuatan dan kecepatan yang lebih besar.

Kaki berselaput biasanya dimiliki oleh unggas air dan mamalia air, seperti angsa, bebek, katak, berang-berang, dan anjing laut. Selaput membantu hewan untuk bermanuver secara akurat di lingkungan air, karena meningkatkan traksi dan stabilitas saat menavigasi melalui air. Kaki berselaput juga menyediakan isolasi untuk hewan yang tinggal di habitat dingin, karena membantu mereka tetap hangat dengan menjebak lapisan udara yang memerangkap panas di antara kulit mereka dan air di sekitarnya.

Baca Juga  Metode pemetaan molekuler memungkinkan para peneliti untuk menyelidiki penyebab penyakit jantung

3. Tanduk

AA1YYPTW 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Tanduk adalah adaptasi struktural yang ditemukan pada banyak hewan. Jenis struktur ini ditemukan di kepala mamalia tertentu, seperti bison, rusa, dan kambing.

Tanduk memiliki berbagai bentuk dan ukuran, tergantung pada spesies hewan. Tanduk dapat melengkung atau lurus, kecil atau besar, dan berujung tunggal atau ganda. Tanduk digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk mendapatkan pasangan selama musim kawin, dominasi sosial, teritorialitas, dan interaksi antipredator.

4. Telinga Besar

AA1YYowx 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Hewan yang memiliki telinga besar umumnya dapat mendengar dengan sangat baik, atau dari jarak yang sangat jauh. Ini dapat membantu hewan menemukan mangsa, menghindari predator, dan menemukan kawanannya dari jarak jauh.

Telinga besar juga dapat menyediakan area permukaan ekstra untuk memancarkan panas dari tubuh. Pada hewan yang tidak dapat berkeringat, memiliki pembuluh darah yang luas di dekat permukaan kulit memungkinkan panas berlebih dikeluarkan dari tubuh.

Bentuk telinga juga menjadi salah satu cara untuk membedakan gajah Afrika dari gajah Asia. Gajah Afrika yang tinggal di iklim panas memiliki telinga yang lebih besar daripada gajah Asia. Hewan lain yang memiliki telinga besar, yaitu kelinci, rubah, koala, dan kanguru.

5. Punuk

AA1YY75k 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Punuk merupakan salah satu ciri paling menonjol dari unta. Punuk ini berisi simpanan lemak, yang dapat digunakan sebagai sumber energi saat makanan terbatas. Punuk merupakan adaptasi penting bagi unta untuk bertahan hidup di gurun yang panas dan kering.

Selain unta, bison juga memiliki punuk besar di punggungnya. Punuk bison terbuat dari otot. Tumpukan otot-otot yang kuat ini memungkinkan bison membersihkan tumpukan salju saat cuaca dingin dan beku. Saat mereka menggoyangkan kepala, kepala mereka bekerja untuk menyingkirkan salju. Sementara, benjolan otot ini berguna untuk mengendalikan gerakan kepala mereka, yang umumnya beratnya sekitar 22 hingga 34 kg.

Baca Juga  Wabah Listeria yang terkait dengan makanan pasta siap saji menyebabkan 4 kematian

6. Duri

AA1YY75w 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Duri adalah bagian tubuh khusus yang terdiri dari proyeksi tajam dan kaku dari dinding tubuh. Duri dapat digunakan sebagai pertahanan terhadap predator.

Hewan yang berduri, meliputi landak, landak mini, dan bulu babi. Landak ditutupi duri tajam yang dapat diangkat sebagai mekanisme pertahanan saat mereka merasa terancam. Landak mini memiliki duri lebih pendek untuk melindungi diri dari predator. Sementara, bulu babi memiliki duri tebal dan panjang seperti jarum untuk perlindungan.

7. Sayap

AA1YYox3 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa

Sayap merupakan jenis adaptasi struktural yang ditemukan pada burung, kelelawar, dan serangga. Sayap terbuat atas lembaran kulit tipis yang direntangkan di atas jaringan tulang, otot, dan pembuluh darah. Sayap digunakan untuk terbang dan memungkinkan hewan bergerak cepat di udara, baik untuk mencari makanan ataupun melarikan diri dari predator.

Bentuk sayap dirancang agar aerodinamis dan memberikan daya angkat maksimum saat terbang. Terkadang, sayap ditutupi bulu untuk mengurangi turbulensi di udara, sehingga memungkinkan penerbangan yang lebih lancar.

unnamed 7 Adaptasi Struktural Hewan yang Luar Biasa