Disdik Depok Tepis Keluhan Pembayaran Sekolah Swasta Gratis
Penjelasan Dinas Pendidikan Depok Mengenai Mekanisme Pembayaran Program RSSG
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok secara resmi membantah keluhan yang disampaikan oleh sejumlah pihak sekolah terkait mekanisme pembiayaan Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Menurut Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Depok, Muhammad Yusuf, pembayaran dana operasional program ini tidak dilakukan setiap 6 bulan, melainkan akan dicairkan pada bulan ke-3 atau ke-4 untuk jangka waktu 6 bulan.
“Program RSSG akan dibayarkan pada bulan ke-3 atau ke-4, dan dana tersebut mencakup seluruh periode 6 bulan,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi pada Kamis petang, 19 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa informasi yang disampaikan oleh anggota DPRD Depok sebelumnya tidak sesuai dengan realitas yang terjadi di lapangan.
Sebelumnya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ubaidillah, mengkritik mekanisme pembayaran operasional RSSG yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah. Menurutnya, pihak sekolah sering mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasional bulanan karena arus kas yang minim, bahkan sampai harus berhukum.
Yusuf menanggapi kritik tersebut dengan tegas. Ia menyatakan bahwa pencairan dana RSSG tidak terjadi setelah 6 bulan, melainkan sudah dicairkan sejak awal. “Jika anggota dewan mengatakan dana baru cair setelah 6 bulan, itu tidak benar. Faktanya, dana sudah dicairkan pada bulan ke-3 atau ke-4 dan mencakup seluruh masa 6 bulan,” tegasnya.
Kemitraan dengan Sekolah Swasta
Menurut Yusuf, program RSSG di Kota Depok telah bermitra dengan 47 sekolah swasta, baik SMP maupun Madrasah Tsanawiyah (Mts). Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis kepada siswa dari kalangan kurang mampu.
“Pada gelombang pertama RSSG di Depok, pemerintah bekerja sama dengan 47 sekolah swasta. Jumlah total siswa yang mendaftar mencapai 2.472 orang,” ujar Yusuf. Ia juga menjelaskan bahwa tahun ajaran baru untuk kelas 7 akan segera dibuka, sehingga para siswa dapat mulai mengikuti proses belajar mengajar.
Tantangan yang Dihadapi Sekolah
Meski demikian, Yusuf mengakui bahwa beberapa sekolah masih menghadapi tantangan terkait pengelolaan dana operasional. Hal ini terkait dengan jumlah siswa yang cukup besar dan kebutuhan biaya operasional yang tidak bisa ditangani hanya dengan satu kali pembayaran.
Ia menyarankan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam mengajukan permohonan tambahan jika diperlukan. “Kami tetap siap mendukung sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan tambahan, asalkan ada bukti dan alasan yang jelas,” ujarnya.
Kesimpulan
Program RSSG di Kota Depok dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih merata dan adil bagi semua warga. Meskipun ada sedikit ketidaksesuaian dalam pemahaman tentang mekanisme pembayaran, Disdik Depok tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa semua sekolah dapat menjalankan operasionalnya dengan lancar.
Pihak Disdik juga terbuka terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak, termasuk para anggota dewan dan masyarakat, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas program ini. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sekolah, diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.




Leave a Reply