Rektor USK Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kepedulian Sosial di Pidato Terakhir Wisuda

Wisuda ke-168 Universitas Syiah Kuala: Momentum Perpisahan Rektor Marwan

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangkaian acara Wisuda ke-168 yang berlangsung di Gedung AAC Prof Dr Dayan Dawood, Darussalam, pada Rabu-Kamis (25-26/2/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh, tidak hanya sebagai perayaan kelulusan para mahasiswa, tetapi juga sebagai momen perpisahan bagi Prof Dr Ir Marwan sebagai Rektor.

Pada periode November 2025 hingga Januari 2026, USK melepas sebanyak 1.683 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana, Sarjana Terapan, Profesi, Spesialis, Magister, hingga Doktor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 434 lulusan berhasil meraih predikat pujian (cumlaude), menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa.

Dengan wisuda kali ini, jumlah alumni USK kini mencapai 172.240 orang, yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Ini menunjukkan bahwa USK telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.

Wisuda ke-168 ini memiliki makna khusus karena menjadi acara terakhir bagi Prof Dr Ir Marwan dalam kapasitasnya sebagai Rektor. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh sivitas akademika, pemerintah, mitra, serta masyarakat yang telah bersama-sama membangun dan memajukan USK.

“Wisuda ke-168 ini bukan hanya momentum kebahagiaan bagi para lulusan, tetapi juga menjadi momen refleksi dan perpisahan bagi saya sebagai Rektor. Saya bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan besar universitas ini,” ujar Prof Marwan.

Dalam pidatonya, Rektor menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, seperti pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, serta dinamika politik dan ekonomi dunia. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak lagi hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga kreativitas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat.

Baca Juga  Pemkot Bekasi Kolaborasi dengan Sekolah Tangani Sampah, Tri Adhianto Hadirkan Edukasi Revolusioner

“Perubahan adalah keniscayaan. Namun peluang akan selalu terbuka bagi mereka yang mau terus belajar, beradaptasi, dan tidak mudah menyerah,” pesan Prof Marwan.

Selain tantangan global, Rektor juga menekankan pentingnya kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa Aceh baru-baru ini kembali menghadapi bencana banjir hidrometeorologi akibat Siklon Senyar. Dalam situasi tersebut, USK hadir melalui berbagai program kemanusiaan, antara lain pembentukan satuan tugas lintas fakultas, layanan kesehatan, dukungan psikososial, KKN Tematik Kebencanaan, serta pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi 3.706 mahasiswa terdampak.

Menurutnya, peran aktif universitas dalam membantu masyarakat harus menjadi cerminan bagi para lulusan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya untuk meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama.

Wisuda kali ini juga diwarnai kehadiran 17 mahasiswa internasional, terdiri atas 16 mahasiswa asal Thailand dan satu mahasiswa asal Palestina, yang turut dikukuhkan sebagai lulusan. Hal ini menunjukkan bahwa USK terus memperluas jaringan dan pengaruhnya di tingkat internasional.


unnamed Rektor USK Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kepedulian Sosial di Pidato Terakhir Wisuda