Mensos Gus Ipul Puji Program UHC Karawang Capai 100 Persen
Menteri Sosial Apresiasi Capaian UHC 100 Persen di Kabupaten Karawang
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasinya terhadap capaian program Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 100 persen di Kabupaten Karawang. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, realisasi UHC 100 persen tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa DTSEN akan menjadi satu-satunya rujukan dalam penyaluran bantuan sosial dan berbagai program pemerintah.
Peran DTSEN dalam Penyaluran Bantuan Sosial
DTSEN diberlakukan sebagai data tunggal yang harus digunakan oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sejak 9 Februari 2026. Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 menetapkan hal ini sebagai langkah penting untuk menyatukan dan memperbarui data sosial ekonomi masyarakat.
Menurut Mensos, pembenahan data adalah kunci utama dalam memperbaiki akurasi penyaluran bantuan. Selama setahun terakhir, pemerintah terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data agar semakin akurat, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, ia juga menyampaikan adanya evaluasi pada program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Berdasarkan DTSEN, masih ada masyarakat di desil 1–5 yang belum menerima PBI-JK, sementara sebagian masyarakat di desil 6–10 justru masih tercatat sebagai penerima. Untuk itu, mekanisme penonaktifan peserta yang tidak lagi sesuai kriteria akan dilakukan secara bertahap dengan pemberitahuan masa transisi selama tiga bulan.
Program Bantuan Sosial di Kabupaten Karawang
Di Kabupaten Karawang sendiri, tercatat sebanyak 181.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial dengan total anggaran mencapai Rp585,787 miliar. Program tersebut meliputi bantuan sembako, PKH, permakanan, santunan yatim piatu, hingga PBI-JK.
Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dalam memastikan validitas data. Sesuai mandat Inpres Nomor 4 Tahun 2025, pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang dan partisipatif, mulai dari RT/RW, pendamping PKH dan desa, operator desa, hingga dibahas secara terbuka melalui musyawarah desa.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan terima kasih atas kehadiran para menteri di Karawang. Ia menegaskan bahwa validitas data sangat menentukan arah kebijakan dan masa depan kesejahteraan masyarakat.
“Data yang akurat akan memastikan masyarakat yang berhak benar-benar menerima haknya. Kami juga mendorong agar kepesertaan yang sudah ada dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas layanannya,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Karawang optimistis implementasi DTSEN akan semakin memperkuat ketepatan sasaran bantuan sosial sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Keberlanjutan dan Pengembangan Program
DTSEN tidak hanya menjadi dasar penyaluran bansos, tetapi juga rujukan berbagai program pembangunan desa seperti rumah layak huni dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan mekanisme tersebut, proses pendataan menjadi lebih transparan dan akuntabel sehingga potensi ketidaktepatan sasaran dapat diminimalisir.
- Foundation hosts event to fund pediatric cancer research - March 26, 2026
- Puskesmas Raci Tetap Buka 24 Jam Selama Lebaran, Mas Rusdi Pastikan Layanan Berjalan Lancar - March 26, 2026
- Mensos Gus Ipul Puji Program UHC Karawang Capai 100 Persen - March 26, 2026




Leave a Reply