Kunci Jawaban Pancasila Kelas 2 SD Halaman 150, Mari Membaca
Cerita tentang Ujang dan Kepedulian Lingkungan
Dalam materi Pendidikan Pancasila kelas 2 SD, terdapat sebuah cerita yang mengajarkan siswa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Cerita ini berfokus pada tokoh utama bernama Ujang dan teman-temannya yang belajar mengenai masalah sampah di sekitar mereka.
Cerita ini menekankan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, siswa juga diajarkan bagaimana mencegah pencemaran selokan dengan tidak membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya. Hal ini menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
Mari Membaca: Mengenal Masalah Sampah
Pada bagian “Mari Membaca”, siswa diajak untuk memahami cerita yang berisi pesan tentang kepedulian terhadap lingkungan, khususnya masalah sampah. Dalam cerita tersebut, Ujang dan teman-temannya bersama Pak Guru Alan pergi melihat truk pengangkut sampah di tempat pembuangan sampah. Mereka menyaksikan langsung bagaimana sampah menumpuk dan mencemari lingkungan.
Truk sampah datang hari itu, dan Ujang serta teman-temannya merasa gembira. Namun, saat melihat sampah yang bau dan menumpuk, mereka mulai memahami dampak negatif dari pembuangan sampah yang tidak terkontrol. Sampah plastik dan sisa makanan terlihat banyak di selokan. Mereka bertanya-tanya dari mana asal sampah itu. Pak Alan menjelaskan bahwa sampah itu berasal dari daerah lain dan hanyut hingga ke selokan. Mungkin ada orang yang sengaja membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya.
Pak Alan kemudian bertanya kepada murid-muridnya tentang masalah lingkungan yang sedang terjadi. Beberapa siswa menjawab bahwa sampah menumpuk dan selokan dipenuhi sampah. Untuk mengatasi masalah tersebut, siswa-siswi menjawab bahwa mereka harus tidak membuang sampah di selokan. Mereka juga menyadari bahwa sampah di selokan bisa menyebabkan banjir dan merusak lingkungan.
Memilah Sampah sebagai Solusi
Sebenarnya, ada cara untuk mengurangi tumpukan sampah, yaitu dengan memilah sampah. Siswa-siswi diajarkan bahwa tidak semua sampah tidak berguna. Ada sampah yang masih bisa dimanfaatkan, seperti bahan-bahan yang bisa dibuat pupuk, tas, atau mainan. Selain itu, sampah juga bisa digunakan kembali untuk tujuan tertentu.
Pak Guru kemudian memberi tahu cara memilah sampah. Ia juga mengajak siswa-siswi untuk menjadi detektif sampah besok, dengan tugas mencari dan memilah sampah di sekitar mereka. Ini menjadi langkah praktis dalam menerapkan sikap peduli lingkungan.
Pertanyaan dan Jawaban
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang terdapat dalam cerita:
- Berapa orang yang ada di cerita itu? Sebutkan nama-namanya!
- Masalah lingkungan apa yang diceritakan?
- Sebutkan sikap peduli lingkungan yang ada di cerita itu!
- Sebutkan sikap dan perilaku murid-murid dalam menjaga lingkungan!
Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah:
- Orang-orang yang ada dalam cerita adalah Pak Alan, Ujang, dan teman-temannya.
- Masalah lingkungan yang diceritakan adalah sampah yang menumpuk hingga selokan dipenuhi oleh sampah.
- Sikap peduli lingkungan yang ada dalam cerita adalah murid-murid mengetahui bahwa tidak boleh membuang sampah di selokan.
- Sikap dan perilaku murid-murid dalam menjaga lingkungan adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuang sampah di selokan, dan belajar memilah sampah.




Leave a Reply