Anggota DPD RI Tekankan Kewajiban Mahasiswa UIN RIL: Belajar dan Bangun Karakter

Penguatan Karakter dan Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Bangsa

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ahmad Bastian SY, menekankan pentingnya tugas utama mahasiswa UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) sebagai penerima bantuan pendidikan. Ia menegaskan bahwa belajar dan membangun karakter adalah dua hal yang harus menjadi prioritas utama.

“Tugas utama mahasiswa di kampus adalah belajar dan menargetkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setinggi mungkin,” ujarnya. Selain itu, ia menekankan perlunya pembentukan karakter ke-IAIN-an atau ke-UIN-an. Menurutnya, mahasiswa UIN harus bisa mewarnai lingkungan tempat mereka berada. “Paling tidak menjadi guru ngaji, guru les, atau memberikan manfaat kepada masyarakat. Khairunnas anfa’uhum linnas,” tambahnya.

Pembentukan karakter, menurut Ahmad Bastian SY, juga perlu didukung dengan membangun jaringan dan aktif di lingkungan sosial. Ia berbagi pengalamannya saat menjadi ketua mahasiswa, yang menurutnya menjadi batu pijakan dalam bermanuver di luar kampus.

“Kepemimpinan di kampus menjadi batu pijakan saya untuk bermanuver dalam kehidupan di luar. Jangan minder dengan mahasiswa lain. Ada nilai yang bisa kita pegang. Kepercayaan diri itu penting, karena dengan itu kita bisa tampil di muka publik dengan penuh inspirasi,” pesannya.

Bantuan Pendidikan Sebagai Amanah

Terkait bantuan pendidikan, Ahmad Bastian SY mengingatkan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, sejalan dengan pesan yang disampaikan Wakil Rektor III. Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri sejumlah dekan, wakil dekan, serta dosen di lingkungan UIN RIL.

Sebelumnya, sebanyak 38 mahasiswa dari delapan fakultas dan Program Pascasarjana UIN RIL menerima Bantuan Pendidikan dari anggota DPD RI, Drs. Ahmad Bastian SY. Penyerahan Piagam Penerima Bantuan Pendidikan ini berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga  Siapkan Rp90 Juta Tahunan, Pemkot Sorong Ambil Kebijakan Sewa Perahu untuk Guru

Rektor UIN RIL yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada mahasiswa, baik jenjang S1 maupun S2. “Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Anggota DPD RI sebagai wakil rakyat Lampung atas kepeduliannya kepada mahasiswa dari masing-masing fakultas,” ujarnya.

Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater. Menurutnya, dukungan itu menjadi bentuk perhatian yang patut disyukuri. Prof. Idrus berpesan agar bantuan yang telah diterima dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang proses perkuliahan dan penyelesaian studi.

“Gunakan untuk kepentingan kuliah, membeli buku, mengikuti kursus, dan kebutuhan akademik lainnya. Yang sudah diterima itu untuk kepentingan penyelesaian studi, jangan sampai dimanfaatkan untuk hal lain. Pertama disyukuri, kedua dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Hubungan Emosional dengan Kampus

Drs. Ahmad Bastian SY, yang merupakan anggota DPD RI sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Raden Intan Lampung, menyebut bantuan tersebut sebagai amanah dan niat baiknya. Sebagai alumni UIN RIL, ia merasa memiliki ikatan emosional dengan kampus yang dahulu masih bernama IAIN.

Menurutnya, kampus inilah yang menjadi batu lompatan dalam perjalanan hidupnya hingga bisa menjadi senator. “Kampus ini menurut saya, kampus yang meletakkan batu lompatan bagi saya, sehingga saya bisa mengarungi kehidupan ini dengan penuh percaya diri,” tutur dia.

“Kalau saya tidak kuliah di IAIN waktu itu, mungkin saya tidak ditakdirkan menjadi senator, anggota DPD. Jadi itulah jejak-jejak kehidupan ini. Saya punya tapak sejarah itu karena kawah candradimukanya IAIN. Saking saya cintanya kepada IAIN ini,” ucapnya.

Baca Juga  Sirudin Minta Dinas Pendidikan Fakfak Waspadai Penyaluran Beasiswa


unnamed Anggota DPD RI Tekankan Kewajiban Mahasiswa UIN RIL: Belajar dan Bangun Karakter