RSUD Teluk Bintuni Kini Hadirkan Alat Baru untuk Operasi Amandel

Penambahan Fasilitas Baru di RSUD Teluk Bintuni untuk Layanan THT

RSUD Teluk Bintuni kini mampu menangani berbagai tindakan medis yang sebelumnya harus dirujuk ke luar daerah. Hal ini dilakukan setelah rumah sakit tersebut dilengkapi dengan dua alat kesehatan baru dalam layanan Telinga, Hidung, dan Tenggorok (THT). Kedua alat tersebut adalah tonsilektomi untuk operasi amandel dan septoplasty untuk mengatasi kelainan pada hidung.

Dengan adanya fasilitas ini, pasien yang membutuhkan tindakan operasi THT tidak lagi perlu melakukan rujukan ke luar daerah seperti Manokwari atau bahkan keluar Papua. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Bintuni.

Jenis Operasi yang Dapat Dilakukan

Tonsilektomi digunakan untuk operasi amandel dan adenoid hipertrofi, yaitu pembesaran jaringan di belakang hidung. Sedangkan septoplasty merupakan alat khusus untuk memperbaiki kelainan pada tulang rawan hidung, seperti sekat hidung yang bengkok akibat faktor bawaan atau cedera. Jika sekat hidung mengalami kemiringan atau bengkok, hal ini dapat mengganggu aliran udara dan cairan dalam hidung, sehingga memerlukan tindakan operasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr Novita Panggau, menjelaskan bahwa pengadaan alat kesehatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah. Pengadaan alat ini dilakukan pada 2025, dan pada awal 2026, RSUD Teluk Bintuni telah melakukan operasi perdana amandel di Unit Layanan THT.

Peran Septoplasty dalam Pengobatan

Menurut dr Novita Panggau, septoplasty sangat penting untuk menangani kelainan sekat hidung atau tulang rawan yang memisahkan rongga hidung kiri dan kanan. Dengan alat ini, diharapkan angka rujukan pasien dari Bintuni ke luar daerah dapat berkurang, sehingga warga bisa memanfaatkan layanan THT yang tersedia di RSUD Teluk Bintuni.

Baca Juga  St. John's Buzzer-Beater Sends Red Storm to Sweet 16

Selain itu, RSUD Teluk Bintuni juga melengkapi peralatan lain untuk operasi telinga dan tenggorokan, sehingga seluruh layanan THT dapat ditangani secara maksimal di daerah tersebut. Keberadaan fasilitas ini juga mendukung visi Pemkab Teluk Bintuni SERASI yang berarti Sehat, Religius, Andal, Smart, dan Inovatif.

Operasi Perdana Tonsilektomi

Dokter spesialis THT RSUD Teluk Bintuni, dr Ratih Tini Santi, mengatakan bahwa pihaknya baru saja melakukan operasi perdana tonsilektomi kepada pasien anak yang mengalami gangguan amandel. Ia menyebutkan bahwa alat tonsilektomi ini baru tersedia, sehingga operasi perdana amandel hanya dilakukan pada seorang anak.

“Sekarang masyarakat Bintuni yang mengalami gangguan amandel bisa berobat dan dioperasi di RSUD Teluk Bintuni,” ujarnya kepada wartawan usai operasi. Selama ini, kasus amandel pada anak-anak dan remaja di Teluk Bintuni cukup banyak. Karena keterbatasan alat, pasien biasanya harus dirujuk ke rumah sakit di Manokwari atau Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kalau pasien memilih ke Manokwari, biasanya saya ikut mendampingi untuk membantu proses operasinya di sana. Karena alatnya sudah ada di RSUD Teluk Bintuni, tindakan operasi bisa langsung di sini,” ujar dr Ratih Tini Santi.

Manfaat Tonsilektomi untuk Pasien

Ia menjelaskan bahwa tonsilektomi digunakan untuk operasi amandel dan adenoid hipertrofi atau pembesaran jaringan di belakang hidung. Operasi amandel umumnya dilakukan pada anak-anak, sementara pada orang dewasa jaringan adenoid biasanya sudah mengecil.


unnamed RSUD Teluk Bintuni Kini Hadirkan Alat Baru untuk Operasi Amandel