Ramadan Berkah: Sekolah Muhammadiyah Kapuas Bantu Panti Asuhan dan Berbuka Bersama

AA1XavZZ Ramadan Berkah: Sekolah Muhammadiyah Kapuas Bantu Panti Asuhan dan Berbuka Bersama

Peran Sekolah dalam Meningkatkan Kebersamaan Selama Ramadan

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Pada bulan ini, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Selain itu, pahala ibadah dilipatgandakan, serta terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperkuat iman dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah (SMAM) Pulau Petak tidak menyia-nyiakan momen Ramadan ini. Mereka melakukan kunjungan silaturahmi dan memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Mujahidin Muhammadiyah di Kecamatan Kapuas Timur. Langkah ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama dan membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti.

Selain SMAM Pulau Petak, beberapa lembaga lain juga turut serta dalam kegiatan Ramadan. Seperti Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kapuas dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Selat, yang sebelumnya juga melaksanakan kegiatan serupa. Sementara itu, Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Selat Kapuas menggelar buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas.

Membentuk Karakter Islami Melalui Ramadan

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas, Dr. H. Fimeir Liadi S.Ag M.Pd, menjelaskan bahwa momentum Ramadan menjadi wadah untuk menempa karakter Islami. Ia menegaskan bahwa pesantren ramadan merupakan wahana penguatan materi Al Islam dan pembentukan karakter Islam yang berakhlaqul karimah.

“Pesantren ramadan juga menjadi sarana untuk membangun karakter yang baik. Dengan harapan, setelah 1 Syawal mendatang, akan ada perubahan positif dalam diri siswa,” ujar Dr. H. Fimeir Liadi pada Jumat (27/2/2026).

Kunjungan Silaturahmi dan Bantuan untuk Anak Panti

Kepala Sekolah SMAM Pulau Petak, Endang Andriani M.Pd, menjelaskan bahwa kunjungan silaturahmi ke Panti Asuhan Mujahidin Muhammadiyah bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli sesame dan memberikan dukungan emosional bagi anak-anak panti. Bantuan yang diberikan berupa beras, telur, mie instan, serta donasi uang dari siswa.

Baca Juga  Strategi Tembus Beasiswa Dalam Negeri: Panduan Lengkap Meraih Pendanaan Kuliah di Indonesia

Kunjungan ini diikuti oleh perwakilan siswa yang didampingi oleh guru. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang penuh dengan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan Ramadhan yang Berdampak Positif

Kegiatan-kegiatan selama Ramadan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat material, tetapi juga memiliki dampak psikologis dan spiritual yang besar. Anak-anak panti merasa diperhatikan dan dihargai, sementara siswa sekolah belajar untuk lebih peka terhadap kebutuhan orang lain.

Melalui kegiatan ini, para siswa diajarkan pentingnya kebersamaan, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang tidak hanya diberikan di kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di luar lingkungan sekolah.

Dengan begitu, Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga menjadi momen penting untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan saling mendukung.

unnamed Ramadan Berkah: Sekolah Muhammadiyah Kapuas Bantu Panti Asuhan dan Berbuka Bersama