Guru SMA St. Arnoldus Janssen Bangga, Siswa Kelas 10 Tampil Percaya Diri dalam Lomba Cerdas Cermat
Pengalaman Berharga bagi Siswa SMA St. Arnoldus Janssen Kupang di Bali Nusra Education Fair
Siswa-siswi SMA St. Arnoldus Janssen Kupang turut serta dalam ajang Bali Nusra Education Fair yang diselenggarakan di Atrium Lippo Plaza Kupang, pada Kamis (26/2/2026). Acara ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta yang seluruhnya masih duduk di bangku kelas 10.
Guru pendamping, Gregorius Valentino Ukat, mengungkapkan kebanggaannya karena sekolahnya menjadi satu-satunya peserta yang seluruh tim Lomba Cerdas Cermat terdiri dari siswa kelas 10.
“Hari ini saya mendampingi anak-anak mengikuti lomba. Kami mungkin satu-satunya sekolah yang semua pesertanya berasal dari kelas 10. Tidak ada kelas 11 maupun kelas 12,” ujarnya.
Menurut Gregorius, keputusan tersebut memang disengaja oleh pihak sekolah. Tujuannya bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi memberikan ruang bagi siswa untuk belajar berproses dan berani tampil di depan umum.
“Menang atau kalah itu bukan hal yang prioritas, itu hanya bonus. Yang penting mereka mampu mengembangkan diri, berani tampil, serta bisa berdaya saing dan berkompetisi secara sehat,” jelasnya.
Ia menilai penampilan anak-anak didiknya sudah sangat baik, terutama dari sisi keberanian dan semangat menjawab pertanyaan. Meski masih tergolong junior dibanding peserta lain, mereka tetap percaya diri dan mampu mengikuti jalannya lomba dengan baik.
Terkait pelaksanaan kegiatan, Gregorius juga memberikan apresiasi kepada Pos Kupang sebagai penyelenggara. Ia menilai event tersebut dikemas secara profesional dengan materi soal yang relevan dan kontekstual.
“Soal-soalnya menyentuh pembangunan di NTT, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, dan isu-isu penting lainnya. Ini sangat baik untuk anak-anak SMA, supaya mereka mengenal sejak dini program-program pembangunan yang ada,” katanya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dan layak untuk terus dipertahankan bahkan ditingkatkan kualitasnya ke depan. Ia pun menyampaikan pesan dan harapan untuk Pos Kupang agar tetap konsisten menjadi media informasi yang independen dan terpercaya.
“Untuk Pos Kupang, tetap maju, tetap menjadi media informasi yang tak lekang oleh waktu, tetap independen dan transparan dalam menyajikan informasi kepada publik. Untuk event ini, semoga ke depan semakin dipersiapkan lebih baik lagi dan selalu jaya,” pungkasnya.
Keunggulan dan Manfaat dari Keterlibatan Siswa Kelas 10
Partisipasi siswa kelas 10 dalam acara ini memiliki beberapa keunggulan yang signifikan. Pertama, siswa diberi kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi dan presentasi. Dengan tampil di depan umum, mereka belajar bagaimana menghadapi tekanan dan mengatur emosi saat berbicara di hadapan banyak orang.
Kedua, keikutsertaan siswa kelas 10 memberikan wadah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Mereka tidak hanya belajar tentang materi lomba, tetapi juga belajar bagaimana bekerja sama dalam tim, mengambil inisiatif, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
Ketiga, siswa dapat memperluas wawasan mereka tentang isu-isu sosial dan pembangunan di wilayah NTT. Soal-soal yang diberikan dalam lomba mencakup berbagai aspek penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pertanian. Hal ini membantu siswa memahami peran mereka sebagai generasi muda yang akan membangun masa depan.
Rekomendasi untuk Peningkatan Kualitas Acara
Meskipun acara ini berjalan dengan baik, ada beberapa rekomendasi yang dapat diberikan untuk peningkatan kualitas di masa depan. Pertama, penyelenggara dapat memperluas partisipasi dari berbagai sekolah, termasuk sekolah-sekolah dari daerah lain. Hal ini akan memperkaya pengalaman siswa dan meningkatkan persaingan sehat.
Kedua, penyelenggara dapat mempertimbangkan penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan lomba. Misalnya, dengan menggunakan sistem digital untuk pengumpulan jawaban atau evaluasi hasil lomba, sehingga prosesnya lebih efisien dan akurat.
Ketiga, penyelenggara dapat menyediakan sesi diskusi atau pelatihan tambahan bagi guru dan siswa sebelum acara. Hal ini akan membantu siswa lebih siap dan memahami mekanisme lomba secara lebih baik.
Kesimpulan
Acara Bali Nusra Education Fair menjadi momen penting bagi siswa SMA St. Arnoldus Janssen Kupang. Partisipasi siswa kelas 10 dalam lomba ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan diri yang lebih luas. Dengan dukungan dari guru dan penyelenggara, acara ini diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dan masyarakat secara keseluruhan.
- Protes DFL Minnesota di Klinik Mayo Northridge - March 20, 2026
- Guru SMA St. Arnoldus Janssen Bangga, Siswa Kelas 10 Tampil Percaya Diri dalam Lomba Cerdas Cermat - March 20, 2026
- Memimpin dengan Hati: Seni Menghidupkan Manusia di Sekolah - March 20, 2026




Leave a Reply