3.718 siswa SD Bangka Tengah ikuti try out TKA
Bupati Bangka Tengah Tinjau Pelaksanaan Try Out TKA di Sekolah Dasar
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman melakukan peninjauan pelaksanaan try out tes kemampuan akademik (TKA) di beberapa sekolah dasar (SD) di wilayah Koba, Kamis (26/2). Dalam kegiatan ini, sebanyak 3.718 siswa-siswi SD di Kabupaten Bangka Tengah mengikuti simulasi ujian tersebut.
Algafry Rahman bersama Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Indrawadi, melakukan kunjungan ke beberapa SD seperti SDN 1 Koba, SD Stania Koba, dan SD IT Sahabat Quran Bangka Tengah. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa simulasi TKA berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.
“Alhamdulillah hari ini seluruh SD di Bangka Tengah melaksanakan kegiatan try out bekerja sama dengan pihak penerbit Erlangga. Tadi saya menyaksikan langsung di beberapa sekolah, kemudian yang lain kita bisa pantau lewat zoom,” ujar Algafry Rahman.
Menurutnya, melalui try out ini para peserta didik diharapkan memiliki gambaran bagaimana teknis pelaksanaan ataupun model soal-soal dalam pembelajaran dari setiap guru. “Alhamdulillah secara keseluruhan berjalan lancar. Ini juga menjadi tes mental pada anak-anak kita, bahwa nanti pelaksanaan ujian akhir itu sama modelnya seperti ini,” jelasnya.
Hadiah untuk Siswa Berprestasi
Sebagai motivasi, peraih nilai terbaik dari try out akan diumumkan serta mendapatkan hadiah penghargaan khusus. “Jadi dari Erlangga akan ada hadiah untuk peringkat 1 sampai 3. Kemudian nanti peringkat 4 sampai 10 bupati yang akan memberikan hadiah, ini se-kabupaten tingkatnya,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Indrawadi, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan bagian dari persiapan murid kelas 6 SD untuk menghadapi TKA sekitar bulan April 2026. “Jadi try out TKA ini memang uji coba kita untuk menghadapi tes sesungguhnya, diharapkan anak-anak bisa punya gambaran lah,” kata Indrawadi.
Persiapan Teknis dan Solusi Masalah Jaringan
Indrawadi menambahkan bahwa simulasi tersebut juga digunakan untuk memastikan kesiapan dari perangkat teknis, karena dalam pelaksanaannya TKA akan sepenuhnya menggunakan perangkat digital. “Nah, nanti teknisnya karena semua sudah berbasis digital, dengan adanya try out ini kan kita lebih siap. Kita bisa memetakan kira-kira apa yang perlu disupport pada sekolah,” ujarnya.
Ia mencontohkan, lewat agenda try out diketahui jika terdapat satu sekolah yakni SD 11 Belimbing, Kecamatan Lubuk Besar mengalami kendala soal jaringan internet. Untuk itu dirinya memastikan jajarannya akan segera mencari solusi agar kendala itu tidak kembali terjadi saat masuk TKA nantinya.
“Tadi ada satu lokasi yaitu SD 11 Belimbing terkendala jaringan. Nah, kita coba nanti apakah bisa diupayakan ada internetnya. Kalau enggak, pelaksanaan TKA-nya mereka kita gabung dengan yang terdekat itu di Desa Kulur,” tambahnya.




Leave a Reply