Perpustakaan Keliling Hadir Setiap Rabu, Warga Binaan Lapas Sampit Antusias Membaca

Perpustakakaan Keliling di Lapas Kelas IIB Sampit

Di dalam lingkungan Lapas Kelas IIB Sampit, suasana halaman tampak lebih hidup dari biasanya. Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) terlihat duduk santai sambil membuka buku-buku yang tersusun rapi di rak-rak Perpustakaan Keliling. Kehadiran perpustakaan ini menjadi salah satu inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan memperkuat literasi di kalangan warga binaan.

Perpustakaan Keliling digelar rutin setiap hari Rabu. Berbagai jenis buku tersedia, mulai dari pengetahuan umum, keagamaan, keterampilan hingga bacaan motivasi. Warga binaan dapat membaca langsung di lokasi maupun meminjam buku sesuai ketentuan yang berlaku. Antusiasme terlihat dari banyaknya WBP yang langsung memilih bacaan sesuai minat masing-masing.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menjelaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam proses pembinaan. Menurutnya, perubahan pola pikir dan sikap dapat dimulai dari kebiasaan membaca. “Kami sangat mendukung kegiatan literasi di dalam lapas. Membaca adalah jendela dunia. Melalui Perpustakaan Keliling ini kami berharap warga binaan dapat menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Perpustakaan Keliling ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang terus diperkuat di dalam lapas. Tidak hanya fokus pada pembinaan disiplin dan keterampilan kerja, tetapi juga pada pengembangan wawasan dan karakter. “Literasi ini bagian dari proses pembinaan mental. Dengan banyak membaca, wawasan mereka terbuka, pola pikir menjadi lebih positif, dan kepercayaan diri meningkat. Itu ingin kami bangun,” tambahnya.

Menurut Muhammad Yani, dengan pengetahuan yang lebih luas, warga binaan diharapkan mampu berubah dan berkembang secara positif selama menjalani masa pidana. Kebiasaan membaca yang tumbuh di dalam lapas diharapkan dapat terus berlanjut setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. “Kami ingin ketika mereka bebas nanti, mereka tidak hanya kembali, tetapi kembali dengan bekal ilmu, keterampilan, dan cara pandang yang lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga  Cara cek tagihan BPJS Kesehatan di HP, hindari menunggak

Hadirnya Perpustakaan Keliling setiap pekan pun diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca secara berkelanjutan. Buku-buku yang dibuka setiap Rabu bukan sekadar bacaan, melainkan jendela harapan bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.

Jenis Buku yang Tersedia di Perpustakaan Keliling

  • Pengetahuan Umum

    Buku-buku yang mencakup berbagai topik seperti sejarah, sains, teknologi, dan budaya. Buku-buku ini memberikan wawasan luas kepada warga binaan tentang dunia luar dan perkembangan zaman.

  • Keagamaan

    Buku-buku yang berisi ajaran agama, kitab suci, dan teks-teks spiritual. Tujuannya adalah untuk memperkuat iman dan nilai-nilai moral di kalangan warga binaan.

  • Keterampilan

    Buku-buku yang membahas keterampilan dasar hingga lanjutan, seperti keterampilan komunikasi, manajemen waktu, dan keterampilan kerja. Buku ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga binaan dalam menghadapi tantangan kehidupan setelah bebas.

  • Motivasi

    Buku-buku inspiratif yang membantu membangun semangat dan motivasi untuk hidup lebih baik. Buku-buku ini sering kali menjadi sumber energi positif bagi warga binaan.

Manfaat Literasi di Lingkungan Lapas

  • Meningkatkan Wawasan

    Literasi membuka wawasan warga binaan tentang berbagai aspek kehidupan, termasuk isu sosial, ekonomi, dan teknologi.

  • Membangun Pola Pikir Positif

    Dengan membaca, warga binaan memiliki kesempatan untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, sehingga pola pikir mereka menjadi lebih positif.

  • Meningkatkan Kepercayaan Diri

    Pengetahuan yang diperoleh melalui membaca membantu warga binaan merasa lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai situasi.

  • Mempersiapkan Kembali ke Masyarakat

    Literasi membantu warga binaan memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang cukup untuk kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan mandiri.


unnamed Perpustakaan Keliling Hadir Setiap Rabu, Warga Binaan Lapas Sampit Antusias Membaca