Kajian Tematik dan 450 Buka Puasa Gratis di Masjid Soedirman Purwokerto
Masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto Jadi Titik Kumpul Ramadan 2026
Kholil Arfan (20), seorang mahasiswa semester 6 program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) di UIN Saizu Purwokerto, rutin mendatangi Masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto menjelang waktu berbuka puasa. Ia biasanya tiba di masjid yang terletak di Jalan Gatot Subroto menjelang sore hari. Aktivitas ini tidak hanya dilakukan oleh Arfan, tetapi juga banyak mahasiswa lain serta kalangan orangtua yang ikut serta dalam kegiatan ngabuburit sambil mengaji.
Masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto menjadi salah satu titik sentral aktivitas Ramadan 2026 bagi masyarakat dan kaum urban di Purwokerto. Setiap sore, masjid ini diserbu ratusan jemaah, terutama para mahasiswa, yang memburu berkah kajian ilmu sekaligus paket buka puasa gratis.
Pihak pengelola masjid menyiapkan sedikitnya 450 porsi nasi kotak setiap harinya selama sebulan penuh. Tak sekadar makan bersama, jemaah diajak mengikuti kajian tematik yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka. Kholil Arfan mengaku rutin mendatangi masjid ini untuk mengisi waktu ngabuburit. Menurutnya, atmosfer berbuka bersama di masjid memberikan rasa kekeluargaan bagi mahasiswa rantau sepertinya.
“Sebelum buka ada kajiannya, itu menambah wawasan. Menunya juga enak, ada ayam, telur, dan sayur. Bagi kami mahasiswa, ini sangat bermanfaat dan membantu,” ujar Arfan kepada media, Senin (23/2/2026).
Empat Agenda Kajian Rutin
Deni Usmanto, Koordinator Marbot Masjid Jenderal Besar Soedirman, menjelaskan bahwa pihak pengelola telah menyusun jadwal padat selama Ramadan. Terdapat empat sesi kajian utama, yakni kajian menjelang berbuka, kultum sebelum tarawih, kajian ba’dah Subuh, hingga kajian khusus muslimah setiap Senin hingga Kamis.
“Kajian menjelang berbuka puasa berlangsung pukul 17.00 sampai 10 menit sebelum maghrib. Setelah itu, jemaah diarahkan ke ruang auditorium untuk berbuka bersama dengan sistem kupon,” jelas Deni. Pihaknya menargetkan penyediaan 450 porsi nasi kotak setiap hari, meski saat ini baru terpenuhi sekitar 420 porsi.
Bagi jemaah yang tidak mendapatkan kupon karena datang terlambat, pengelola tetap menyediakan takjil berupa kurma dan makanan ringan.
Iktikaf dan Pesantren Anak
Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, Masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto juga akan menyelenggarakan kegiatan iktikaf dan pesantren kilat bagi anak-anak. Program ini dirancang untuk memaksimalkan ibadah di penghujung bulan suci.
“Harapan kami, masyarakat tidak hanya mendapatkan asupan fisik melalui buka puasa, tapi juga lebih paham tentang agama Islam dengan baik dan benar. Kami ingin menguatkan keimanan jemaah di lingkungan ini,” pungkas Deni.
Dengan fasilitas yang memadai dan program yang variatif, masjid ini sukses bertransformasi menjadi ruang sosial dan edukasi, menjadikannya ikon kegiatan Ramadan di Purwokerto.
- Kajian Tematik dan 450 Buka Puasa Gratis di Masjid Soedirman Purwokerto - March 7, 2026
- Aaron Phypers Mengatakan Dia Membutuhkan 150.000 Dolar dari Rekening Bersama dengan Denise Richards untuk ‘Bertahan Hidup’ - March 7, 2026
- Belum Ditentukan, LPDP Masih Hitung Kembali Dana Beasiswa AP - March 7, 2026




Leave a Reply