Wagub Dinda: Pendidikan Karakter Dasar Tingkatkan IPM NTB

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Peningkatan Kualitas SDM di NTB

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini disampaikan saat menghadiri Rapat Kedua Komite Pengarah Provinsi NTB Program Inovasi Fase 3 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (25/2/2026).

Dalam sambutannya, Wagub Dinda menyebutkan bahwa Program Inovasi yang kini memasuki tahun ke-10 merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi NTB dengan Kedutaan Besar Australia. Memasuki Fase 3 periode 2024–2031, program ini difokuskan pada penguatan literasi, numerasi dasar, serta pendidikan karakter di lima kabupaten percontohan.

“Program ini tidak hanya mengejar capaian prestasi, tetapi menjadi ruang bersama untuk mengidentifikasi persoalan pendidikan sekaligus mengadopsi praktik baik antar kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTB, sejalan dengan misi pertama RPJMD 2025–2029 yang menempatkan pembangunan karakter manusia sebagai fondasi pembangunan daerah.

Fokus pada Pendidikan dan Karakter

Wagub juga mengapresiasi keterlibatan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama yang turut merasakan dampak positif dari program tersebut. Selain isu pendidikan, Dinda turut menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, sekolah dan lingkungan keluarga harus menjadi ruang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

“Kita semua berkewajiban memastikan angka kekerasan ini tidak meningkat. Dibutuhkan langkah nyata dari pendidik, aparatur pemerintah, hingga orang tua melalui pola pembinaan yang lebih menyentuh,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wagub Dinda memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah atas berbagai kebijakan sosial yang dinilai progresif, seperti cakupan BPJS kesehatan semesta (UHC) dan kepedulian terhadap anak yatim. Ia menilai kebijakan tersebut layak menjadi contoh bagi daerah lain di NTB.

Baca Juga  Kemenkeu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Melalui Literasi Keuangan

Peran Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Manusia

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menyampaikan keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari investasi pada pembangunan manusia. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung ekosistem pendidikan dan kesejahteraan sosial.

“Kami telah menuntaskan jaminan kesehatan bagi 1,2 juta warga, memberikan insentif kepada ribuan marbot, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat RT, kepala dusun, hingga kader posyandu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan berdampak langsung terhadap sektor kesehatan. Hal itu tercermin dari penurunan angka stunting di Lombok Tengah dari 22 persen menjadi 9 persen.

Kesepakatan untuk Sinergi Lintas Sektor

Rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menyukseskan Program Inovasi di seluruh wilayah NTB, sekaligus mendorong percepatan pembangunan manusia yang unggul dan berdaya saing.

  • Berikut beberapa poin penting yang disepakati dalam rapat:
  • Peningkatan koordinasi antar instansi terkait dalam pelaksanaan program.
  • Penguatan kapasitas guru dan tenaga pendidik melalui pelatihan dan pengembangan.
  • Pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan capaian program sesuai target.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam program inovasi, terutama di tingkat lokal.


unnamed Wagub Dinda: Pendidikan Karakter Dasar Tingkatkan IPM NTB