Siswa dan Guru SMK Kolaka Latihan Padamkan Api, PT Vale Berikan Pelatihan Keselamatan Kerja, Simulasi Kebakaran
Simulasi Kebakaran di Sekolah Menengah Kejuruan Kolaka
Siswa Sekolah Menengahan Kejuruan (SMK) di Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengikuti simulasi kebakaran sebagai bagian dari seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional. Acara tersebut diselenggarakan oleh PT Vale IGP Pomalaa di SMK Negeri 9 Kolaka, yang berlokasi di Jalan Poros Kolaka-Pomalaa, Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, pada Senin (2/2/2026).
Simulasi kebakaran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan kerja di industri pertambangan. Siswa juga diajarkan cara menghadapi situasi darurat jika terjadi kebakaran. Selain siswa, para guru SMKN 9 Kolaka turut serta dalam simulasi ini dengan mempraktikkan teknik memadamkan api dari kompor gas maupun sumber lainnya.
Beberapa metode yang digunakan dalam simulasi ini antara lain menutup permukaan api menggunakan kain basah atau memakai Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dengan demikian, peserta dapat memahami langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran secara langsung.
Sr Occ. Health & Ind. Hygiene Analyst, dr Aditya Hafria Vanani, menjelaskan bahwa edukasi tanggap darurat kebakaran diberikan untuk membekali siswa agar mampu menangani situasi darurat baik di rumah maupun di sekolah. Ia menekankan pentingnya konsep bahaya risiko dan pengendalian, termasuk mitigasi dini melalui tanggap darurat kebakaran.
“Harapan kami adalah ketika terjadi kebakaran di rumah atau di sekolah, siswa bisa mencoba menangani sendiri,” ujar dr Aditya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisakimia, Rabu (4/2/2026).
Lokasi dan Akses
Kecamatan Pomalaa berada sejauh 14,8 kilometer atau sekitar 24 menit berkendara dari Kantor Bupati Kolaka, yang terletak di Jalan Pemuda Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka. Sedangkan dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, jarak ke Pomalaa mencapai 173 kilometer atau membutuhkan perjalanan selama 4 hingga 5 jam menggunakan mobil maupun motor.
Pentingnya Edukasi Keselamatan Kerja
Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang keselamatan kerja, tetapi juga meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya tindakan cepat dalam menghadapi bencana. Dengan simulasi yang realistis, siswa lebih siap menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan belajar maupun di kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran seperti ini sangat penting karena banyak siswa belum memiliki pemahaman yang cukup tentang cara menghadapi kebakaran. Dengan pendekatan praktis dan simulasi langsung, mereka bisa memperoleh pengalaman nyata yang tidak bisa diperoleh hanya melalui teori.
Manfaat bagi Masyarakat Sekitar
Selain siswa, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Guru-guru yang ikut serta dalam simulasi dapat menjadi contoh dan mentor bagi siswa dalam menghadapi keadaan darurat. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi acuan bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kolaka untuk melakukan pelatihan serupa.
Dengan adanya simulasi kebakaran, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kesiapan menghadapi bencana semakin meningkat. Hal ini sangat penting mengingat lokasi Kolaka yang berdekatan dengan area industri pertambangan, yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.
- 100 Soal dan Kunci Jawaban Matematika SD Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 - February 26, 2026
- Delapan kasus campak dilaporkan di Upstate - February 26, 2026
- Siswa dan Guru SMK Kolaka Latihan Padamkan Api, PT Vale Berikan Pelatihan Keselamatan Kerja, Simulasi Kebakaran - February 26, 2026




Leave a Reply