Mantan Ahli Madya Kemendikdasmen Jadi Kadisdikbud Tasikmalaya
Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya
Setelah dilantik sebagai Kadisdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi kini fokus pada upaya peningkatan kualitas pendidikan. Ia menganggap jabatan ini sebagai amanah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, ia juga menyadari bahwa pemerintah daerah saat ini sedang menitikberatkan pada pengembangan infrastruktur pendidikan.
Saat ini, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Tasikmalaya hanya mencapai 7,5 tahun. Hal ini menjadi salah satu target utama yang ingin ditingkatkan oleh Wandi. Untuk mencapai tujuan tersebut, ia berencana melibatkan pusat-pusat pembelajaran dan melakukan pendataan melalui kecamatan dan desa agar lebih banyak sekolah yang terdaftar.
Fokus pada Infrastruktur dan Anggaran
Wandi menjelaskan bahwa anggaran untuk infrastruktur pendidikan saat ini masih terbatas. Oleh karena itu, selain mengefektifkan anggaran yang ada, ia akan mencoba mencari akses dari pusat untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan. Menurutnya, jika pemerintah daerah tidak dibantu oleh pusat, proses pembangunan akan memakan waktu yang cukup lama.
Selain itu, tugas utama lain yang diberikan oleh bupati adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan. Selain itu, IPM juga berkaitan dengan sektor kesehatan, ekonomi, dan daya beli masyarakat.
Program dan Inovasi yang Akan Diterapkan
Wandi juga berencana mendorong kebersihan toilet di sekolah serta memastikan setiap sekolah memiliki lapangan untuk berolahraga. Ia akan mengadopsi program yang pernah diterapkan di Kementerian Pendidikan, yaitu peningkatan tata kelola internal dinas. Dampak dari program ini bukan hanya terasa dalam penyerapan anggaran, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, termasuk meningkatkan kompetensi guru agar lebih kreatif dan inovatif.
Ketika ditanya tentang kerusakan gedung sekolah, Wandi menegaskan bahwa dirinya akan memetakan dan melakukan survei langsung ke lapangan. Saat ini, ia mendapat informasi bahwa banyak sekolah sedang dilakukan perbaikan yang bersumber dari anggaran pusat. Untuk sekolah rusak berat, prioritas akan diberikan melalui swakelola yang memberdayakan masyarakat.
Profil Lengkap Wandi Herpiandi
Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si. adalah seorang ahli di bidang Biologi, Teknik Energi Terbarukan, Pendidikan Lingkungan Hidup, dan Akuakultur. Ia menempuh pendidikan S1 di Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia dari tahun 1996 hingga 2001. Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, ITB, dengan program Pengelolaan Sumberdaya Hayati dan Lingkungan Hidup Tropika dari tahun 2005 hingga 2007.
Riwayat Pekerjaan
Tupoksi utama Wandi sebagai Widyaiswara adalah Dikjartih (Mendidik, Mengajar dan Melatih) Guru di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Ia telah menjalani tugas ini sejak tahun 2001 hingga sekarang. Selain itu, ia juga menjadi Asesor Kompetensi Teknik Energi Terbarukan di LSP Energi Terbarukan sejak 2018 hingga sekarang.
Ia juga pernah menjadi Fasilitator Guru Penggerak pada Program Guru Penggerak Kemdikbudristek dari tahun 2020 hingga 2021. Selanjutnya, ia menjadi Fasilitator Sekolah Penggerak pada Program Sekolah Penggerak Kemdikbudristek dari tahun 2021 hingga sekarang. Selain itu, ia juga bertindak sebagai Instruktur Program Guru Penggerak sejak tahun 2022 hingga sekarang.
Sebagai bagian dari riwayat pekerjaannya, Wandi juga pernah mengajar mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup di Universitas Terbuka dari tahun 2012 hingga 2014.
- Mantan Ahli Madya Kemendikdasmen Jadi Kadisdikbud Tasikmalaya - February 22, 2026
- Terapi radiasi jangka pendek setelah operasi prostat membantu mencegah kanker kembali lagi - February 22, 2026
- Kepala Sekolah SD dan SMP Bolsel Ikut Asesmen, Integritas dan Kompetensi Utama - February 22, 2026




Leave a Reply