Wisuda UKSW, Rektor Ingatkan 642 Lulusan tentang Superhero di Balik Toga dan Semangat Pantang Menyerah
Upacara Wisuda Periode I Tahun 2026 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Upacara wisuda periode I tahun 2026 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi momen penting dalam perjalanan akademik bagi 642 lulusan yang diadakan di Balairung Universitas (BU), pada hari Kamis (29/1/2026). Dalam acara Rapat Terbuka Senat Universitas tersebut, ratusan lulusan dari berbagai jenjang program pendidikan, termasuk Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor, resmi dilepas oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami.
Acara wisuda ini dipimpin oleh Ketua Senat Universitas, Profesor Apriani Dorkas Rambu Atahau, S.E., M.Com., Ph.D. Seperti tradisi yang selalu dilakukan oleh UKSW, setiap upacara wisuda memiliki keunikan tersendiri. Pada kesempatan kali ini, tema “Superhero” diangkat sebagai representasi bahwa keberhasilan para lulusan tidak hanya berasal dari usaha sendiri, tetapi juga didukung oleh orang-orang terdekat yang menjadi pahlawan dalam hidup mereka.
Tema tersebut divisualisasikan melalui hadirnya empat ikon superhero nusantara, yaitu Gundala, Merpati, Sri Asih, dan Godam. Selain itu, atmosfer ruangan terasa haru ketika Rektor Intiyas mengajak para lulusan untuk menunjukkan foto serta mendekati “superhero” dalam hidup mereka. Momen ini diiringi lagu “Ibu” dan lagu “Titip Rindu Buat Ayah” dari Ebiet G. Ade dan Iwan Fals yang menggema dengan penuh emosi.
“Jangan pernah lupa doa Ibu dan perjuangan Ayah, toga yang kalian kenakan hari ini adalah bukti perjuangan panjang berkat dukungan orang-orang yang mencintai kalian. 642 creative minority bisa berada di titik ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan ada superhero yang memberikan semangat dan dukungan kepada kalian. Mereka adalah orang tua, sahabat, dan orang-orang terkasih,” kata Rektor Intiyas dalam sambutannya.
Rektor Intiyas juga mengajak lulusan untuk menjadi creative minority yang tidak mudah menyerah dan mengeluh, serta membawa nilai-nilai serta motto UKSW di mana pun berada. “Ingatlah, hari ini bukan sekadar kelulusan, tetapi juga hari peringatan atas kehebatan superhero di hidup kita. Semoga nilai luhur yang ditanamkan di kampus ini terus terpatri kuat di pundak kalian,” tambahnya.
Pesan tersebut sejalan dengan capaian institusi yang terus berkembang. Rektor Intiyas menyampaikan berbagai prestasi UKSW di tingkat nasional maupun internasional yang diraih berkat dukungan berbagai pihak mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan bahkan pemerintah. Pada tahun 2025, UKSW memperoleh Anugrah Talenta Unggul dengan jumlah 31 Guru Besar, serta meraih berbagai penghargaan nasional, termasuk GENTING Award Gold Level dalam ajang GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Collaboration Summit 2025.
Prestasi dan Capaian Institusi
Selain itu, UKSW juga meraih empat penghargaan dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Masing-masing penghargaan meliputi Anugerah Pendidikan Tinggi Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kategori Pembelajaran Internasional, Subkategori Perguruan Tinggi Swasta dengan Kinerja Mobilitas Mahasiswa Terbanyak (Tidak Bergelar), Gold Medal Anugerah Kerja Sama, Kategori Perguruan Tinggi Swasta, Subkategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Pemerintah/Lembaga Swadaya Masyarakat Terbaik, Gold Medal Anugerah Humas, Kategori Perguruan Tinggi Swasta, Subkategori Laman serta Gold Medal Anugerah Humas, Kategori Perguruan Tinggi Swasta, Subkategori Media Sosial.
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan ucapan selamat kepada 642 lulusan UKSW. “Proses menimba ilmu dan pengalaman di UKSW menjadi bekal untuk terus berkarya dan berdampak di masyarakat. Jadilah generasi yang kompeten, berintegritas. Mari menulis cerita baru bangsa dan negara,” katanya.
Wisuda juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Profesor Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd. Ia berpesan agar para lulusan memegang teguh lima kunci penting yaitu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, adaptabilitas, kuat dalam empati, percaya pada aturan, dan menjadi problem solver. “Dengan memiliki lima hal tersebut, saya berharap para lulusan memberikan dampak bagi masyarakat dan selalu bergerak dengan banyak kebaikan,” imbuh Profesor Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi.
Peran Alumni dan Penghargaan IPT
Mewakili 642 lulusan, Bagus Satrio Wicaksono, S.T., lulusan Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan akademik di UKSW. Diakuinya membuka kesempatan berkarya di dunia profesional dan pengembangan inovasi, khususnya di bidang teknologi dan robotika. Bagus mengatakan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan buah dari doa orang tua.
“Tidak bisa dipungkiri jika tanpa adanya dukungan dari keluarga dan kerabat sekalian kami tidak bisa menjadi versi terbaik dari diri kami sekarang ini. Tanpa UKSW mungkin saya tidak bisa merasakan berkiprah di perusahaan teknologi besar di Indonesia. Tanpa UKSW mungkin saya tidak bisa bertemu saudara-saudara kita yang ada Timor Leste serta tanpa UKSW mungkin saya tidak bisa mewujudkan ide-ide di robotika,” ceritanya.
Prosesi wisuda ditutup dengan penyerahan lulusan kepada Ikatan Alumni Satya Wacana (IKASATYA) secara simbolik oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy kepada Ketua Pengurus Cabang Solo IKASATYA Dr. Jemmy K. Sanger, M.Div, M.Pd. sebagai simbol dimulainya peran lulusan di masyarakat.
Prestasi Akademik dan Komitmen UKSW
Dalam wisuda periode ini, sejumlah lulusan dari masing-masing jenjang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Indeks Prestasi Tertinggi (IPT). Pada Program Sarjana (S1), Rochele Febeyona Elizabeth, S.I.Kom., dari Prodi Hubungan Masyarakat Fakultas Teknologi Informasi (FTI) berhasil meraih IPK 3.96.
Pada jenjang Magister terdapat delapan lulusan meraih IPK sempurna 4.00. Mereka adalah Derry Firmansah, M.H., Boyed M.C. Ratuwalu, M.H., dan Oliviani Yanto, M.H., dari Prodi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum. Dua lainnya adalah Ryan Widya Ningrum, M.M., dari Prodi Magister Manajemen dan Raica Allaeindo, M.Ak., dari Prodi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). Michael Alan Hirdi Pukada, M.Pd., Messiana Jayati, M.Pd., serta Susi Purwandari, M.Pd., dari Prodi Magister Administrasi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Pada jenjang doktor, dua lulusan berhasil meraih IPT sempurna 4.00, yaitu Dr. Aniek Prasetyaningsih dari Prodi Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin dan Dr. Qurotul Aini dari Prodi Doktor Ilmu Komputer Fakultas Teknologi Informasi.
Wisuda Periode I Tahun 2026 menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni ke-4 pendidikan berkualitas. Wisuda ini juga menjadi wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 37 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.
- Compassionate Care Arrives: Dr. Bethany Hsia on CodaPet’s Overland Park Expansion - February 19, 2026
- LeAnn Rimes Memperlihatkan Luka Mata yang Buruk — Disebabkan Botol Air - February 19, 2026
- Wisuda UKSW, Rektor Ingatkan 642 Lulusan tentang Superhero di Balik Toga dan Semangat Pantang Menyerah - February 19, 2026




Leave a Reply