RSUD Waled Pastikan Obat ARV Gratis untuk Pasien ODHIV

RSUD Waled Tegaskan Layanan ARV Gratis dan Rahasia

RSUD Waled, yang berada di Kabupaten Cirebon, secara tegas menyangkal adanya dugaan pungutan biaya atau intimidasi terhadap pasien Orang Dengan HIV (ODHIV) dalam pengambilan obat antiretroviral (ARV). Pernyataan ini disampaikan oleh manajemen rumah sakit sebagai respons terhadap isu yang beredar di masyarakat.

Menurut informasi yang diperoleh, isu tersebut diduga berasal dari miskomunikasi antara petugas farmasi dengan relawan pendamping pasien ODHIV. Hal ini berdampak pada citra RSUD Waled sebagai salah satu rumah sakit daerah yang bertanggung jawab dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Waled, Mashuri, menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan pungutan biaya maupun bentuk intimidasi terhadap pasien ODHIV. Justru, rumah sakit memberikan akses layanan khusus melalui Poli Yasmin untuk memastikan privasi dan kenyamanan pasien.

“Pelayanan bagi pasien ODHIV adalah prioritas. Seluruh identitas pasien dijaga ketat, dan layanan medis termasuk pengambilan obat ARV diberikan secara profesional dan penuh kehati-hatian,” ujar Mashuri.

Ia menjelaskan, untuk menjaga kerahasiaan data dan mencegah potensi penyalahgunaan, pendamping pasien ODHIV wajib memiliki surat tugas dan legalitas yang jelas. Namun, RSUD Waled juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pasien ODHIV untuk mengakses layanan medis secara mandiri, mulai dari konsultasi hingga pengambilan obat ARV, tanpa perantara.

“Tuduhan adanya pungutan dan intimidasi tidak berdasar. Kami memiliki data dan rekam jejak lengkap seluruh layanan medis di Poli Yasmin,” tegasnya.

Mashuri menambahkan, jika terjadi persoalan antara pendamping, lembaga, dan pasien ODHIV, hal tersebut berada di ranah eksternal dan tidak berkaitan langsung dengan kebijakan maupun pelayanan RSUD Waled.

Di sisi lain, manajemen RSUD Waled berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan, demi menciptakan kenyamanan dan kepercayaan publik.

Baca Juga  Jacksonville Beltone clinics offering free hearing aids; nominations now open

“Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas kami, agar RSUD Waled mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, paripurna, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Komitmen RSUD Waled dalam Memberikan Layanan Kesehatan yang Adil

RSUD Waled telah lama menjadi salah satu institusi kesehatan yang berkomitmen untuk memberikan layanan yang adil dan transparan. Dalam konteks pelayanan bagi pasien ODHIV, rumah sakit ini menempatkan privasi dan keamanan sebagai prioritas utama.

Beberapa langkah telah diambil untuk memastikan bahwa setiap pasien merasa nyaman dan aman saat mengunjungi rumah sakit. Misalnya, pendaftaran dan pengambilan obat ARV dilakukan secara rahasia, sehingga tidak ada risiko kebocoran informasi pribadi.

Selain itu, RSUD Waled juga aktif dalam bekerja sama dengan berbagai organisasi dan komunitas yang fokus pada kesehatan HIV. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi pasien.

Dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat, rumah sakit juga rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang HIV serta pencegahan penularannya. Melalui program-program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pengobatan dan pengelolaan kesehatan yang tepat.

Langkah-Langkah yang Diambil RSUD Waled dalam Meningkatkan Kualitas Layanan

  1. Peningkatan Sistem Informasi

    RSUD Waled sedang melakukan pembaruan pada sistem informasi pasien untuk memastikan data pribadi dan pengobatan tetap aman dan terlindungi.

    Sistem baru ini akan memungkinkan pasien untuk mengakses informasi kesehatan mereka secara mandiri, tanpa perlu campur tangan pihak ketiga.

  2. Pelatihan Petugas Medis

    Para petugas medis dan staf rumah sakit telah mendapatkan pelatihan tambahan untuk meningkatkan keterampilan dalam menangani pasien ODHIV.

    Pelatihan ini mencakup aspek psikologis, etika, dan teknis pengobatan, sehingga pasien merasa didukung secara holistik.

  3. Kerja Sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat

    Rumah sakit bekerja sama dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada kesehatan HIV untuk memperkuat jaringan dukungan bagi pasien.

    Kolaborasi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

  4. Evaluasi Berkala

    RSUD Waled melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas layanan yang diberikan.

    Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk membuat perbaikan dan inovasi dalam pelayanan kesehatan.

  5. Program Edukasi dan Sosialisasi

    Rumah sakit aktif dalam mengadakan program edukasi dan sosialisasi tentang HIV dan AIDS.

    Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap pasien ODHIV.

unnamed RSUD Waled Pastikan Obat ARV Gratis untuk Pasien ODHIV