Pemkab Nabire Ancam Tindak Pidana Pelaku Pungli Sekolah Gratis
Program Sekolah Gratis di Papua Tengah: Langkah Pemerintah untuk Meningkatkan SDM
Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mengambil langkah signifikan dalam sektor pendidikan dengan meluncurkan program sekolah gratis bagi siswa SMA dan SMK. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Program ini diperkuat melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan pendidikan sekolah gratis. Dengan anggaran sebesar Rp 43,5 miliar, pemerintah provinsi ini berkomitmen untuk menjamin biaya pendidikan bagi 26.217 siswa SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta.
Pemkab Nabire menyambut baik kebijakan ini dan siap menjadi garda terdepan dalam implementasi program tersebut. Sebagai salah satu wilayah yang akan merasakan manfaatnya, Pemkab Nabire berkomitmen untuk memastikan bahwa kebijakan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa adanya distorsi apapun.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dina Pidjer, menjelaskan bahwa mulai berlakunya aturan ini, seluruh pungutan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di tingkat SMA dan SMK di Nabire resmi dihapuskan. Ia menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pemprov Papua Tengah. Di Nabire, ia memastikan tidak ada lagi beban pembayaran SPP bagi orang tua murid.
Dina juga mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah dan perangkat pendidikan agar tidak mencoba-coba bermain di zona abu-abu. Ia menegaskan bahwa pihak dinas telah membentuk tim pengawasan untuk memantau potensi terjadinya praktik pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan sukarela atau biaya tambahan lainnya. Sanksi berat telah disiapkan bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut.
Lanjutnya, Dinas Pendidikan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merugikan masyarakat dan mencederai integritas pendidikan. Jika kedapatan ada praktik pungutan di sekolah, sanksi tegas akan diberikan, mulai dari teguran hingga sanksi pidana jika memenuhi unsur pelanggaran hukum. Dina menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dengan hal ini.
Sebagai langkah preventif, para pengawas sekolah telah diinstruksikan untuk meningkatkan frekuensi pemantauan serta rutin, serta memberikan pembekalan kepada guru agar patuh pada regulasi. Dina berharap, peran orang tua murid dapat mengawal program ini secara bersama.
Dengan pengawasan kolaboratif ini, diharapkan program sekolah gratis tersebut dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Hal ini merupakan langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda di Papua Tengah.
- Does Milk in Coffee Reduce Inflammation? Science Revealed - February 16, 2026
- Olympic Mascot Threatened by Climate Change - February 16, 2026
- Pemkab Nabire Ancam Tindak Pidana Pelaku Pungli Sekolah Gratis - February 16, 2026



Leave a Reply