Menjelang RSUD Maba beroperasi, Pemkab Haltim pastikan 6 dokter siap bekerja
Pemkab Halmahera Timur Siapkan Tenaga Medis untuk RSUD Maba
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, sedang mempersiapkan tenaga medis yang akan mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menjelaskan bahwa saat ini RSUD Maba telah didukung oleh enam dokter umum yang siap memberikan pelayanan kepada pasien secara bergiliran. Pengaturan ini bertujuan agar pelayanan medis tetap berjalan lancar, sekaligus memberi ruang bagi para dokter untuk beristirahat atau mengajukan cuti.
“Target kami di setiap stase ada dua dokter agar pelayanan bisa berjalan dengan sistem shift,” ujar Ricky pada Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Selain dokter umum, Pemkab Halmahera Timur juga telah menyiapkan sejumlah dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan RSUD Maba. Saat ini, beberapa bidang spesialis sudah tersedia, seperti dokter penyakit dalam, bedah, anak, radiologi, dan anestesi.
“Untuk RSUD Maba tipe C, ketentuan enam dokter ini sudah terpenuhi,” jelas Ricky. Ia menambahkan bahwa keberadaan dokter spesialis ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan medis yang diberikan kepada masyarakat.
Kebutuhan Tenaga Medis Terus Dikaji
Ricky menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus menyesuaikan kebutuhan tenaga medis berdasarkan perkembangan layanan dan jumlah pasien di RSUD Maba. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua stase atau bagian di rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang maksimal.
Ia menekankan bahwa penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk permintaan masyarakat dan dinamika layanan kesehatan di wilayah tersebut. Dengan demikian, RSUD Maba akan tetap menjadi pusat pelayanan kesehatan yang andal dan berkualitas.
Tantangan dan Harapan
Meskipun telah ada enam dokter umum dan beberapa dokter spesialis, Ricky mengakui bahwa tantangan tetap ada, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas layanan. Namun, ia optimis bahwa dengan komitmen dan perencanaan yang baik, RSUD Maba dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang lebih baik lagi.
“Kami akan terus menyesuaikan kebutuhan stase sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya. Dengan begitu, RSUD Maba diharapkan mampu menjadi contoh rumah sakit yang berkinerja baik dan mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di kabupaten ini.
Peran Penting Tenaga Medis
Tenaga medis, baik dokter umum maupun spesialis, memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan dukungan yang cukup, mereka dapat memberikan layanan yang cepat, akurat, dan aman. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya untuk memastikan bahwa semua stase di RSUD Maba memiliki tenaga medis yang memadai.
Dalam waktu dekat, Pemkab Halmahera Timur juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga medis dan infrastruktur rumah sakit. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan serta menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
- Suits Against Water Gremlin Over Cancer, Illness, and Wrongful Death Settled - February 14, 2026
- Menjelang RSUD Maba beroperasi, Pemkab Haltim pastikan 6 dokter siap bekerja - February 14, 2026
- 15 Camilan Kaya Magnesium untuk Membantu Anda Memenuhi Kebutuhan Harian Anda - February 13, 2026




Leave a Reply