Kunci Jawaban Fikih Kelas 12 Halaman 193: Uji Kompetensi Bab 10

Pemahaman tentang Kaidah Mutlaq dan Muqayyad dalam Fikih

Dalam pelajaran Fikih, siswa kelas 12 SMA perlu memahami berbagai konsep dasar yang terkait dengan perkembangan ilmu fikih. Salah satu topik penting yang dibahas adalah kaidah mutlaq dan muqayyad. Hal ini menjadi bagian dari materi yang diberikan dalam buku pelajaran Fikih kelas 12 Kurikulum Merdeka, yang ditulis oleh Dewi Masyitoh dkk. dan diterbitkan oleh Kementerian Agama Islam pada tahun 2020.

Pada halaman 193 buku tersebut, siswa dihadapkan pada soal uji kompetensi yang bertujuan untuk menguji pemahaman mereka tentang kaidah-kaidah dalam Al-Qur’an. Soal-soal ini dirancang agar siswa mampu membedakan antara lafadz mutlaq dan muqayyad serta memahami hukum pemberlakuannya.

Berikut ini merupakan jawaban-jawaban yang dapat digunakan sebagai referensi untuk membantu siswa dalam memahami materi tersebut:

Pertanyaan dan Jawaban

Bagaimana cara mengetahui bahwa pada sebuah ayat Al-Qur’an terdapat lafadz mutlaq? Jelaskan!

Lafadz mutlaq dapat diketahui dengan melihat kata-kata yang menunjukkan makna umum tanpa adanya pembatas dalam hal sifat, jumlah, waktu, atau keadaan tertentu. Contohnya, ayat-ayat yang menggunakan kata seperti “semua”, “setiap”, atau “seluruh” biasanya termasuk dalam kategori lafadz mutlaq.

Bagaimana hukum pemberlakuan lafadz mutlaq pada suatu ayat Al-Qur’an?

Hukum pemberlakuan lafadz mutlaq adalah bahwa ayat tersebut diberlakukan sesuai dengan kemutlakannya, selama tidak ada dalil lain yang membatasi maknanya. Dengan kata lain, lafadz mutlaq tidak boleh dibatasi oleh interpretasi yang tidak didukung oleh nash.

Bagaimana cara mengetahui bahwa pada sebuah ayat Al-Qur’an terdapat lafadz muqayyad?

Lafadz muqayyad dapat dikenali melalui adanya pembatas dalam ayat tersebut, seperti syarat, sifat, waktu, atau kondisi tertentu yang membatasi maknanya. Contohnya, ayat yang menyebutkan “orang-orang yang beriman” atau “pada hari kiamat” menunjukkan adanya pembatas dalam makna ayat tersebut.

Baca Juga  Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 7-8: Aktivitas 4

Bagaimana hukum pemberlakuan lafadz muqayyad pada suatu ayat Al-Qur’an?

Hukum pemberlakuan lafadz muqayyad adalah bahwa ayat tersebut diberlakukan sesuai dengan batasan-batasan yang telah disertakan. Artinya, pembatas tersebut tidak boleh dilepaskan dari maknanya karena akan mengubah inti pesan yang disampaikan.

Bagaimana penggunaan lafadz muqayyad menurut kaidah berikut ini:
إِذَا اخْتَلَفَ السَّبَبُ وَالْحُكْمُ فَالْمُطْلَقُ لَا يُحْمَلُ عَلَى الْمُقَيَّدِ

Jelaskan dari segi sebab dan hukum!

Kaidah ini menjelaskan bahwa jika sebab dan hukum berbeda, maka lafadz mutlaq tidak boleh dibawa kepada lafadz muqayyad. Dengan demikian, setiap ayat harus diamalkan sesuai dengan konteks dan ketentuannya masing-masing, tanpa saling menggantikan atau mengabaikan pembatas yang ada.

Pentingnya Memahami Kaidah dalam Fikih

Memahami kaidah mutlaq dan muqayyad sangat penting dalam memahami teks-teks keagamaan, terutama Al-Qur’an. Dengan pemahaman yang baik, siswa dapat lebih tepat dalam menginterpretasikan makna ayat-ayat yang bersifat umum maupun terbatas. Hal ini juga membantu dalam menerapkan prinsip-prinsip fikih dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa diharapkan untuk mencoba menjawab soal-soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawaban. Hal ini akan meningkatkan kemampuan analisis dan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.

unnamed Kunci Jawaban Fikih Kelas 12 Halaman 193: Uji Kompetensi Bab 10