Jadwal Libur dan Belajar Sekolah Kota Bengkulu Saat Ramadan 2026

Penyesuaian Jadwal Belajar dan Libur Selama Ramadan di Kota Bengkulu

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu telah menetapkan jadwal libur serta penyesuaian jam belajar sekolah selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026. Keputusan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara proses pembelajaran dan penguatan nilai keagamaan serta karakter peserta didik.

Surat edaran yang dikeluarkan oleh Disdikbud Kota Bengkulu dengan nomor 800.2.4.1/576/III.DIKBUD/2026 tertanggal 29 Januari 2026, mencakup berbagai aturan terkait jadwal libur awal puasa, libur Idul Fitri, serta teknis pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan. Surat ini ditujukan kepada seluruh kepala PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta di wilayah Kota Bengkulu.

Jadwal Libur Awal Puasa dan Idul Fitri

Libur awal puasa ditetapkan pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026. Selama periode tersebut, peserta didik tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat. Hal ini dilakukan agar proses pembelajaran tetap berjalan meskipun dalam suasana libur.

Sementara itu, libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimulai pada 16 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali dilaksanakan pada 30 Maret 2026. Dengan demikian, siswa memiliki waktu yang cukup untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Penyesuaian Jam Belajar Selama Ramadan

Selama bulan Ramadan, Disdikbud Kota Bengkulu juga melakukan penyesuaian jam belajar di sekolah. Jam awal masuk sekolah diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan. Namun, setiap jam pelajaran dikurangi selama 10 menit sebagai bentuk penyesuaian selama bulan puasa. Penyesuaian ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam menjalani ibadah puasa tanpa mengganggu proses pembelajaran.

Peningkatan Kegiatan Keagamaan

Selain kegiatan akademik, sekolah diminta untuk memperbanyak kegiatan keagamaan selama Ramadan. Beberapa kegiatan yang direkomendasikan antara lain:

  • Pesantren kilat
  • Kultum (kuliah tujuh menit)
  • Shalawat
  • One day one juz (satu hari satu juz Al-Qur’an)
  • Pembinaan karakter siswa
  • Pelaksanaan salat tarawih di lingkungan masjid atau rumah masing-masing siswa
Baca Juga  Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang: 90 Persen Tenaga Medis Terdampak Banjir

Semua kegiatan tersebut dicatat dalam agenda laporan kegiatan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan keagamaan dapat diawasi dan dievaluasi secara efektif.

Peran Guru dan Wali Kelas

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara proses pembelajaran dan penguatan nilai keagamaan serta karakter peserta didik selama Ramadan. Ia berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan ketentuan tersebut dengan baik agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif dan kondusif.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan wali kelas diminta untuk turut mengawasi aktivitas peserta didik selama bulan Ramadan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua siswa tetap menjalani ibadah puasa dengan benar.

Pengaturan untuk Siswa Beragama Lain

Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, kegiatan pembelajaran dan pembinaan selama Ramadan disesuaikan dengan keyakinan masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjunjung hak setiap siswa dalam menjalani kehidupan beragama sesuai dengan ajaran agamanya.


unnamed Jadwal Libur dan Belajar Sekolah Kota Bengkulu Saat Ramadan 2026