5 Fakta Menarik Capung Jarum Sundanese, Burung Kupu-Kupu Eksotis Nusantara
Keunikan Sundanese Gossamerwing, Capung Jarum Eksotis dari Nusantara
Indonesia dikenal memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, salah satunya adalah Sundanese Gossamerwing. Capung jarum ini menarik perhatian karena penampilannya yang anggun dan kilau warna metalik pada sayapnya. Kehadirannya sering menjadi daya tarik bagi para peneliti maupun pengamat serangga. Dengan nama ilmiah Euphaea variegata dan termasuk dalam keluarga Euphaeidae, spesies ini memiliki hubungan erat dengan habitat perairan yang bersih dan alami. Berikut 5 fakta menarik tentang Sundanese Gossamerwing.
1. Capung Jarum dengan Sayap Berkilau
Sundanese Gossamerwing terkenal memiliki sayap yang berkilau dengan kombinasi warna gelap dan metalik. Warna tersebut akan terlihat jelas saat terkena cahaya matahari, menciptakan efek visual yang mencolok. Kilau ini menjadi ciri khas yang membedakannya dari capung jarum lainnya.
Perbedaan warna juga tampak antara jantan dan betina. Jantan umumnya memiliki warna yang lebih kontras dan mencolok, sedangkan betina cenderung lebih redup. Perbedaan ini berperan penting dalam proses perkawinan dan pengenalan antarindividu.
2. Habitat Alami di Sungai dan Hutan Tropis

Euphaea variegata umumnya ditemukan di sekitar sungai berarus tenang hingga sedang. Habitat favoritnya adalah aliran air jernih yang dikelilingi vegetasi lebat. Lingkungan seperti ini menyediakan tempat bertengger dan berkembang biak yang ideal.
Kehadiran capung ini sangat bergantung pada kualitas air. Pencemaran atau perubahan habitat dapat berdampak langsung pada populasinya. Oleh sebab itu, Sundanese Gossamerwing sering dijadikan indikator kesehatan ekosistem perairan.
3. Persebaran di Asia Tenggara

Sundanese Gossamerwing tersebar di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya. Di Indonesia, spesies ini banyak dijumpai di Pulau Jawa dan wilayah Sunda lainnya. Persebaran ini sesuai dengan nama “Sundanese” yang disematkan padanya.
Meski tidak tergolong endemik sempit, populasinya bersifat lokal. Artinya, capung ini hanya ditemukan di habitat tertentu yang sesuai. Hal ini membuatnya cukup rentan terhadap kerusakan lingkungan.
4. Perilaku Teritorial yang Menarik

Jantan Sundanese Gossamerwing dikenal memiliki sifat teritorial. Mereka sering terlihat menjaga area tertentu di sepanjang sungai dari capung jantan lain. Perilaku ini bertujuan untuk mempertahankan wilayah kawin yang strategis.
Dalam mempertahankan wilayahnya, jantan akan melakukan manuver terbang yang khas. Gerakan tersebut juga berfungsi sebagai sinyal visual bagi betina. Tingkah laku ini menjadikan spesies ini menarik untuk diamati di alam liar.
5. Peran Penting dalam Ekosistem

Sebagai predator serangga kecil, Sundanese Gossamerwing membantu mengendalikan populasi hama alami. Larva capung hidup di air dan memangsa organisme kecil lainnya. Siklus hidup ini berkontribusi pada keseimbangan ekosistem perairan.
Selain itu, kehadirannya mencerminkan kualitas lingkungan yang baik. Jika populasi capung jarum ini menurun, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan ekosistem. Karena itu, Euphaea variegata memiliki nilai penting dalam kajian konservasi.
Sundanese Gossamerwing bukan sekadar capung jarum biasa, melainkan simbol keindahan dan kesehatan alam Nusantara. Dengan sayap berkilau dan perilaku unik, spesies ini menjadi bagian penting dari ekosistem sungai tropis. Menjaga habitatnya berarti turut melestarikan kekayaan hayati Indonesia.




Leave a Reply