Eva Algafry Jadi Bunda Literasi, Wabup Bangka Tengah Ajak OPD Kolaborasi

Pengukuhan Bunda Literasi dan Ketua Forikan di Bangka Tengah

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, melantik Eva Algafry sebagai Bunda Literasi sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Bangka Tengah pada Selasa (3/2). Pelantikan ini menandai awal dari inisiatif baru yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Efrianda menyatakan bahwa pelantikan ini memiliki makna penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, namun merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah karena kondisi suatu keluarga dapat dijadikan sebagai tolak ukur terhadap kesejahteraan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja sama dengan Bunda Literasi dan Ketua Forikan dalam menjalankan program-program yang telah dirancang. “Untuk Bunda Literasi fokus pada peningkatan minat baca anak melalui kolaborasi lintas sektor. Harapan kami adalah kolaborasi ini bisa meningkatkan minat baca anak-anak kita,” tambahnya.

Sementara itu, Forikan memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat, bergizi, dan terjangkau. “Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi perikanan lokal,” jelas Efrianda.

Dirinya menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak merupakan keharusan agar tujuan tersebut bisa tercapai. “Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar program-literasi dan peningkatan konsumsi ikan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Program yang Dirancang oleh Bunda Literasi

Bunda Literasi dan Ketua Forikan Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, mengaku siap berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama membangun sumber daya manusia. “Alhamdulillah hari ini sudah dilantik sebagai Bunda Literasi dan pengukuhan Forikan. Jadi saya juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyelenggarakan sejumlah agenda,” kata Eva Algafry.

Baca Juga  Tanggal Hari Guru Nasional 2025 dan 20 Ucapan Selamat dalam Bahasa Inggris

Eva Algafry menyebutkan bahwa pihaknya telah merancang sejumlah program sebagai upaya meningkatkan minat baca khususnya pada anak-anak. Program pertama adalah Rabu Satu Buku (Rasaku), yaitu pemberian informasi terkait buku-buku yang bermanfaat untuk dibaca bersama keluarga. “Program kedua adalah Kurasi, Kunjungan Rumah Berliterasi. Kami ingin menstimulus rumah-rumah yang membiasakan membaca di rumahnya. Bukan masalah berapa banyak buku yang dimiliki, tetapi bagaimana kebiasaan membaca bisa dimulai dari rumah,” ujarnya.

Dirinya mengakui bahwa usaha meningkatkan minat membaca buku untuk anak memiliki tantangan tersendiri seiring perkembangan zaman, terutama hadirnya handphone. “Memang bukan perkara mudah, karena tantangan utama saat ini adalah HP. HP lebih menarik dengan warna, gambar, gerak, dan segala macamnya. Peran orang tua adalah bagaimana buku bisa menarik bagi anak,” tambahnya.

Kehadiran Bunda Literasi dan Forikan

Kehadiran Bunda Literasi dan Forikan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, harapan besar ditempatkan pada keberhasilan program-program yang telah dirancang.

Beberapa program seperti Rabu Satu Buku dan Kunjungan Rumah Berliterasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung minat baca dan gaya hidup sehat. Dengan demikian, masyarakat khususnya anak-anak akan memiliki dasar yang kuat dalam pengembangan diri dan kesehatan.


unnamed Eva Algafry Jadi Bunda Literasi, Wabup Bangka Tengah Ajak OPD Kolaborasi