Cara skrining kanker gratis di puskesmas, mulai dari serviks, payudara, dan lainnya

Layanan Skrining Kanker Gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit

Pemerintah terus memperkuat upaya pencegahan kanker sejak dini dengan meningkatkan layanan skrining kanker gratis di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta. Salah satu inisiatif utama adalah pengintegrasian skrining awal deteksi kanker leher rahim dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Tujuannya adalah mempercepat deteksi dini serta mengurangi risiko keterlambatan penanganan kanker serviks.

Mulai tahun 2026, program ini akan mencakup pemeriksaan DNA HPV, termasuk opsi pengambilan sampel mandiri atau self-sampling. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam skrining kanker, terutama bagi mereka yang merasa malu atau tidak nyaman dengan prosedur tradisional.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menyatakan bahwa integrasi skrining ini tidak hanya berhenti pada tahap pemeriksaan awal, tetapi juga dilengkapi dengan alur tindak lanjut yang jelas bagi peserta dengan hasil positif. Dengan demikian, setiap individu yang memiliki risiko tinggi akan mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.

Cara Mengikuti Skrining Kanker Gratis di Puskesmas

Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bisa diakses melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Setiap warga dapat mengikuti layanan ini setahun sekali, dengan jadwal yang disesuaikan dengan hari kelahiran masing-masing. Warga yang berulang tahun bisa mendapatkan layanan tersebut hingga satu bulan setelah tanggal ulang tahunnya.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK), dan petugas Puskesmas akan membantu proses pendaftaran. Berikut beberapa cara untuk mengikuti skrining kanker:

  • Datang langsung ke Puskesmas terdekat
  • Bawa KTP
  • Bawa Kartu BPJS (jika ada, meski banyak layanan tetap gratis tanpa BPJS)
  • Tanya ke Loket/Promkes
  • Bilang: “Saya mau skrining kanker gratis”
  • Biasanya diarahkan ke: Poli KIA / KB (IVA & SADANIS); Posbindu PTM
  • Isi Form Skrining; Riwayat kesehatan; Faktor risiko; Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih
Baca Juga  Target GHS Wilayah Barat untuk vaksinasi HPV atas lebih dari 148.000 gadis muda

Perlu diketahui bahwa skrining awal deteksi kanker tidak sama dengan diagnosis. Jika hasil tidak normal, maka oleh pertugas Puskesmas akan dirujuk ke rumah sakit. Semakin dini terdeteksi, semakin besar peluang sembuh.

Jenis-Jenis Skrining Kanker Gratis di Puskesmas

Program skrining kanker gratis merupakan bagian dari Program Nasional Deteksi Dini Kanker yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan RI. Berikut beberapa jenis skrining yang tersedia:

1. Skrining Kanker Serviks

  • IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat)

    Sasaran: Perempuan usia 30–50 tahun (kadang mulai 21 tahun, tergantung daerah)

    Biaya: GRATIS

    Prosedur: Pemeriksaan leher rahim dengan cairan asam asetat. Hasil bisa diketahui langsung hari itu

    Jika hasil positif: dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan

    Hal yang Perlu Diperhatikan (Khusus IVA Test): Tidak sedang haid, Tidak berhubungan seksual 24–48 jam sebelumnya, Tidak sedang hamil, Tidak memakai obat vaginal

2. Skrining Kanker Payudara

  • SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis)

    Sasaran: Perempuan usia ≥30 tahun

    Dilakukan oleh: Dokter/bidan Puskesmas

    Biaya: GRATIS

    Petugas juga akan mengedukasi SADARI (periksa payudara sendiri) diajarkan caranya, dan bisa dilakukan sendiri di rumah secara periodik.

3. Skrining Faktor Risiko Kanker Tidak Menular

Biasanya digabung dalam Posbindu PTM. Meliputi:
* Riwayat merokok
* Konsumsi alkohol
* Pola makan & aktivitas fisik
* Pemeriksaan tekanan darah
* Indeks massa tubuh (IMT)
* Lingkar perut

Tujuan: Deteksi risiko kanker, jantung, diabetes sejak dini

Biaya: GRATIS

Syarat dan Cara Mengikuti Skrining

Untuk mengikuti skrining kanker, masyarakat diwajibkan:
* Datang ke Puskesmas
* Bawa KTP
* Bawa Kartu BPJS (jika ada, meski banyak layanan tetap gratis tanpa BPJS)
* Tanya ke Loket/Promkes
* Bilang: “Saya mau skrining kanker gratis”
* Biasanya diarahkan ke: Poli KIA / KB (IVA & SADANIS); Posbindu PTM
* Isi Form Skrining; Riwayat kesehatan; Faktor risiko; Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih

Baca Juga  Kantor county Hill Country melaporkan kasus rabies lainnya, kasus ini terjadi pada sekelompok binatang liar (skunk)

Dengan adanya layanan skrining kanker gratis, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Semakin dini terdeteksi, semakin besar peluang sembuh.

unnamed Cara skrining kanker gratis di puskesmas, mulai dari serviks, payudara, dan lainnya