Brian: Guru di Sekolah Garuda Wajib Mahir Bahasa Inggris
Pemenuhan Standar Bahasa Inggris untuk Guru Sekolah Garuda
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa semua guru yang mengajar di sekolah garuda harus mampu berbahasa Inggris. Hal ini menjadi standar penting yang harus dipenuhi oleh setiap guru yang ingin mengajar di sekolah tersebut.
Meskipun demikian, Brian menjelaskan bahwa dalam proses rekrutmen awal, pemerintah akan melihat kualitas guru yang tersedia saat ini. “Kami akan memeriksa ketersediaan sumber daya manusia (SDM) seperti apa. Kami yakin setelah kami cek juga tidak sedikit guru mata pelajaran itu yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Dalam rekrutmen guru untuk sekolah garuda yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, syarat kualitas bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratan khusus. Terdapat standar minimal, yaitu guru harus bisa berbahasa Inggris secara aktif.
Selain itu, ada juga standar tes kualitas bahasa Inggris yang harus dimiliki oleh para guru. Misalnya, minimal skor IELTS sebesar 5,5; skor TOEFL iBT minimal 51; dan skor PTE Academic minimal 45,4. Syarat ini bertujuan untuk memastikan bahwa guru-guru yang direkrut memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai.
Persyaratan Lain yang Harus Dipenuhi
Selain kemampuan bahasa Inggris, calon guru juga harus memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25. Selain itu, setiap guru juga harus mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini dilakukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Syarat lain yang harus dipenuhi oleh calon guru sekolah garuda adalah kesiapan untuk ditempatkan di daerah terpencil atau jauh dari pusat kota. Hal ini bertujuan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang belum mendapatkan akses pendidikan yang memadai.
Pembangunan Sekolah Garuda
Saat ini, pemerintah tengah membangun empat sekolah garuda. Masing-masing sekolah berlokasi di Belitung Timur, Bangka Belitung; Konawe, Sulawesi Tenggara; Bulungan, Kalimantan Utara; dan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekolah unggulan ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto. Program ini mencari 96 tenaga kependidikan untuk jabatan pelaksana dan fungsional, 16 wakil kepala sekolah, serta empat kepala sekolah. Pemerintah juga menjanjikan bagi yang lolos seleksi PPPK dapat mengikuti CPNS pada tahun berikutnya.
Proses Rekrutmen dan Kualifikasi
Proses rekrutmen guru untuk sekolah garuda dilakukan secara ketat agar hanya calon-calon terbaik yang diterima. Kualifikasi yang ditetapkan tidak hanya terbatas pada kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga kemampuan teknologi dan kesiapan untuk bekerja di daerah terpencil.
Pemerintah berharap dengan adanya sekolah garuda ini, dapat meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah, terutama di wilayah yang sebelumnya kurang mendapat perhatian. Dengan begitu, setiap siswa, terlepas dari latar belakangnya, dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas.
- Brian: Guru di Sekolah Garuda Wajib Mahir Bahasa Inggris - February 8, 2026
- Tulang telinga yang terfosilisasi menulis ulang sejarah ikan air tawar - February 8, 2026
- Turunkan angka stunting Tangerang, Paramount bagikan bantuan dan alat kesehatan - February 8, 2026




Leave a Reply