Dinkes Polman Vaksinasi 552 Calon Jemaah Haji dengan Meningitis, Polio, dan Flu
Vaksinasi Jemaah Haji Tahun 2025 di Polewali Mandar
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) telah melaksanakan vaksinasi kepada 552 Calon Jemaah Haji (CJH) menjelang pemberangkatan tahun 2025. Proses vaksinasi ini dilakukan secara bertahap dan dihadiri oleh petugas kesehatan yang memastikan kelayakan para jemaah haji sebelum diberangkatkan.
Vaksin Meningitis dan Polio wajib diberikan sesuai regulasi dari pemerintah Arab Saudi, sementara vaksin Flu hanya sebagai anjuran. Vaksin Meningitis dan Polio diberikan secara gratis, sedangkan vaksin Flu dikenakan biaya tambahan.
Jenis Vaksin yang Diberikan
Vaksin Meningitis
Vaksin ini wajib diberikan sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit infeksi bakteri peradangan pada selaput otak. Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksin ini untuk semua jemaah haji agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan sehat.Vaksin Polio
Vaksin ini juga wajib diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap kelumpuhan akibat virus Polio. Terutama bagi lansia yang memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan kesehatan.Vaksin Flu
Vaksin Flu tidak wajib, namun dianjurkan untuk mengurangi risiko penularan flu saat berada di tempat ramai seperti Makkah atau Madinah. Biaya vaksin ini dibebankan kepada calon jemaah haji.
Proses Vaksinasi yang Dilakukan
Proses vaksinasi dilakukan di kantor Dinkes Polman, Jl Andi Depu, Kelurahan Takatidung. Para jemaah haji harus menyetor bukti pelunasan pembayaran biaya haji sebelum mengambil nomor antrean. Setelah itu, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan awal, termasuk pemeriksaan urine setiap jemaah haji.
Petugas kesehatan memberikan prioritas kepada calon jemaah haji lanjut usia (lansia) agar tidak kelelahan menunggu. Hal ini dilakukan karena lansia cenderung lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, sehingga pemeriksaan kesehatan ketat sangat diperlukan.
Tujuan dan Target Vaksinasi
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Polman, dr Gunadil, menjelaskan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit yang bisa mengganggu kesehatan jemaah haji selama perjalanan.
“Tujuan utamanya adalah untuk memastikan kelayakan jemaah haji dalam melakukan perjalanan ibadah haji,” ujarnya.
Dr Gunadil menambahkan bahwa vaksinasi ini ditargetkan selesai dalam satu minggu, dengan total 552 calon jemaah haji yang akan divaksinasi. Selain vaksinasi, petugas kesehatan juga memperketat proses screaning kesehatan guna menghindari adanya calon jemaah haji yang tidak layak terbang karena kondisi kesehatan yang tidak stabil.
Persiapan Sebelum Pemberangkatan
Sebelum vaksinasi dilakukan, calon jemaah haji diminta untuk membawa bukti pelunasan pembayaran biaya haji. Hal ini menjadi salah satu syarat administratif sebelum mereka dapat mengikuti proses vaksinasi.
Selain itu, calon jemaah haji juga diberi informasi mengenai pentingnya vaksinasi dan manfaatnya bagi kesehatan selama menjalani ibadah haji. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi para jemaah haji dalam menjaga kesehatan mereka.
Kesimpulan
Vaksinasi jemaah haji tahun 2025 di Polewali Mandar dilakukan secara terstruktur dan disertai pemeriksaan kesehatan yang ketat. Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam menjaga kesehatan dan keselamatan para jemaah haji sebelum mereka diberangkatkan ke tanah suci.
- Dinkes Polman Vaksinasi 552 Calon Jemaah Haji dengan Meningitis, Polio, dan Flu - February 7, 2026
- At 100, She Was Still Sprinting — What Ida Keeling Revealed About Aging, Trauma, and Resilience - February 7, 2026
- Salon Great Clips® menggalang dana untuk Rumah Sakit Anak UF Health Shands pada bulan Oktober - February 7, 2026




Leave a Reply