Empat Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng Magang di SMPN 6 Ruteng
Kegiatan Magang Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 6 Langke Rembong
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng telah melaksanakan kegiatan magang I dan magang II di SMP Negeri 6 Langke Rembong, yang berlokasi di Leda, Ruteng. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan dua minggu, terhitung sejak 2 Februari hingga 14 Maret 2026.
Tujuan utama dari pelaksanaan magang ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami lingkungan sekolah, proses pembelajaran serta pelaksanaan administrasi dan berbagai aktivitas akademik lainnya. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian sebagai bekal untuk menjadi pendidik yang berkualitas di masa mendatang.
Kegiatan magang diikuti oleh empat orang peserta, yang terdiri atas tiga mahasiswi perempuan dan satu mahasiswa laki-laki, yaitu Erlin Sifa, Eldis Cahaya, Serli Sanjaya, dan Andri Jantit. Kegiatan ini dimulai dengan dua minggu observasi, di mana para mahasiswa mengamati proses pembelajaran di kelas serta mempelajari administrasi pembelajaran. Pada tahap ini, mahasiswa juga menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disesuaikan dengan RPP guru pamong.
Pada minggu ketiga, mahasiswa mulai melaksanakan praktik mengajar secara langsung (tatap muka) di kelas sesuai dengan bidang keahlian, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Proses ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata di lingkungan sekolah.
Penyerahan mahasiswa magang tingkat III semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kepada pihak SMP Negeri 6 Langke Rembong dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Yuvantinus Efrem Warung, M.Pd, dan diterima secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 6 Langke Rembong, Bapak Florianus Dambur, S.Or.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 6 Langke Rembong menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, dan etika dalam berinteraksi di lingkungan sekolah. Mahasiswa magang diharapkan mampu menjaga nama baik almamater Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng dengan menunjukkan perilaku yang sopan, santun, dan profesional, baik kepada guru, tenaga kependidikan, maupun peserta didik.
Proses Pelaksanaan Magang
- Minggu pertama dan kedua: Observasi proses pembelajaran di kelas dan mempelajari administrasi pembelajaran.
- Mahasiswa mengamati cara guru mengajar dan interaksi antara guru dan siswa.
Mereka juga belajar tentang sistem administrasi sekolah seperti kehadiran, nilai, dan dokumen-dokumen pendukung.
Minggu ketiga: Praktik mengajar langsung di kelas.
- Mahasiswa membuat RPP yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan materi yang diajarkan.
Mereka mengajar dengan bimbingan guru pamong, sehingga bisa mendapatkan umpan balik dan peningkatan keterampilan mengajar.
Minggu keempat hingga akhir: Evaluasi dan refleksi.
- Setelah mengajar, mahasiswa melakukan evaluasi diri dan diskusi dengan guru pamong.
- Mereka juga menulis laporan magang yang mencakup pengalaman, tantangan, dan pembelajaran yang diperoleh.
Manfaat Magang bagi Mahasiswa
Magang tidak hanya memberikan pengalaman langsung dalam dunia pendidikan, tetapi juga membantu mahasiswa memperluas wawasan mereka tentang dinamika sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan kerja sama dengan rekan-rekan di sekolah. Selain itu, mereka juga belajar bagaimana menghadapi tantangan dalam mengajar dan mengelola kelas.
- Oklahoma Flu Surge: A Silver Lining Emerges - February 6, 2026
- Empat Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng Magang di SMPN 6 Ruteng - February 6, 2026
- 2 Tahun Setelah Kehilangan Kakinya Akibat Serangan Ikan Hiunya, Dia Berlari di Maraton New York City - February 6, 2026




Leave a Reply