Kisah Ojol Banjarmasin yang Viral Kini Hidup Lebih Teratur

Kisah Agus Raya, Driver Ojol yang Berjuang dengan Anaknya di Tengah Kehidupan Sehari-hari

Setelah kisah perjuangan Agus Raya, seorang driver ojek online (ojol) di Banjarmasin yang bekerja sambil menggendong putrinya Tasya, viral di media sosial, kehidupan ayah berusia 50 tahun itu perlahan berubah. Dulu, ia harus membawa Tasya ke mana pun ia menerima orderan. Kini, Agus bisa bekerja lebih tenang karena Tasya sudah dititipkan di PAUD TK Amalia.

Kepala sekolah di sana dengan penuh empati membuka pintu, memberi ruang agar Tasya bisa belajar dan bermain bersama teman-temannya, sementara sang ayah mencari nafkah di jalanan. “Alhamdulillah, ada pihak PAUD TK Amalia di Belitung. Kepala sekolahnya mau membantu, jadi Tasya bisa dititip di sana sementara saya bekerja,” ucap Agus dengan wajah lega.

Perhatian masyarakat terhadap kisah Agus tak berhenti di situ. Rekan-rekan sesama driver ojol tetap menunjukkan solidaritas, membantu dengan apa yang mereka bisa. Rasa empati itu membuat Agus merasa tidak sendirian dalam perjuangannya membesarkan Tasya.

Bahkan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, disebut datang langsung memberikan bantuan, termasuk untuk memperbaiki rumah Agus yang bocor di bagian atap. Dari uang bantuan itu, Agus memilih memperbaiki kamar kecil agar Tasya bisa tidur dengan nyaman, di kamar sederhana itu, Tasya tampak tertidur dengan lelap. “Bantuan uang ada, tapi saya simpan saja dipakai untuk Tasya saja. Biar dia sekolah, buat masa depannya,” kata Agus dengan suara bergetar.

Meski banyak bantuan datang, Agus tidak pernah berdiam diri. Ia tetap bekerja dengan rajin, kini lebih terjadwal. Setiap pagi ia mengantar Tasya ke sekolah, lalu melanjutkan aktivitas sebagai driver ojol hingga sore hari. Malam ia hentikan orderan, sesuai pesan pihak sekolah. Sabtu dan Minggu ia libur, memberi waktu penuh untuk bersama Tasya.

Baca Juga  Dikbud Bengkulu Selatan Tindak Tegas Guru dan Siswa Tak Hadir Pasca Libur Semester

“Baik banar kepseknya. Beliau mau membantu sekarang saya kerja Senin sampai Jumat. Sabtu dan Minggu libur. Kemudian malam saya tidak terima orderan,” jelas Agus.

Agus bersyukur karena kini Tasya bisa dititipkan di PAUD TK Amalia. Di sekolah itu, putrinya tidak hanya belajar, tetapi juga bermain, berinteraksi, dan mendapatkan teman-teman baru. Hal sederhana ini membuat Agus merasa lebih tenang, karena Tasya akhirnya bisa merasakan dunia anak-anak yang semestinya. “Iya Alhamdulillah, di sana dia banyak kawan, belajar dan bemainan,” ujar Agus tersenyum ringan.

Dari viral di jalanan, kini ia menemukan harapan baru dari ruang kelas PAUD dan kamar sederhana yang hangat untuk anaknya.

Perubahan Hidup yang Menginspirasi

Kisah Agus Raya menjadi contoh nyata tentang ketangguhan dan kesabaran seorang ayah yang berjuang demi keluarga. Dengan dukungan dari lingkungan sekitar, baik dari rekan sesama driver ojol maupun pihak sekolah, Agus berhasil mengubah hidupnya menjadi lebih stabil. Tasya kini memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk belajar serta berkembang bersama teman-temannya.

Keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada kehidupan Agus dan Tasya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang yang sedang menghadapi tantangan serupa. Banyak masyarakat yang tergerak oleh cerita ini dan mulai lebih peka terhadap kondisi para pekerja keras yang sering kali tidak diperhatikan.

Selain itu, bantuan dari Wakil Wali Kota Banjarmasin menunjukkan bahwa pemerintah juga peduli terhadap masalah sosial. Dengan adanya bantuan tersebut, Agus bisa fokus pada pekerjaannya tanpa khawatir akan kebutuhan dasar Tasya.

Pada akhirnya, kisah ini mengajarkan kita bahwa dengan bantuan dan dukungan dari sekitar, seseorang dapat melewati masa sulit dan menemukan cahaya di tengah gelapnya kehidupan.

Baca Juga  Kunci Jawaban: Pahami Experiential Learning dengan Bantuan Orang Lain
unnamed Kisah Ojol Banjarmasin yang Viral Kini Hidup Lebih Teratur