Karimunjawa jadi contoh sekolah unggul terintegrasi
Pemilihan Karimunjawa sebagai Sekolah Unggul Terintegrasi Nonasrama
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, telah menunjuk Karimunjawa, Kabupaten Jepara, sebagai daerah proyeksi pembangunan Sekolah Unggul Terintegrasi Nonasrama. Keputusan ini diumumkan oleh Mu’ti setelah berkunjung ke SMPN 1 Tahunan Jepara untuk meresmikan beberapa sekolah yang telah selesai menjalani program revitalisasi, pada hari Sabtu (3/1/2025).
Menurut Mu’ti, Sekolah Unggul Terintegrasi Nonasrama merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan kebijakan Sekolah Rakyat (SR) yang berbasis asrama. Kini, dengan adanya Sekolah Unggul Terintegrasi, pemerintah berupaya untuk memberikan pendidikan yang lebih terpadu dan efektif.
Sekolah Unggul Terintegrasi menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat dalam satu kesatuan pendidikan. Artinya, dalam satu kawasan terpadu, siswa akan mendapatkan pendidikan dari usia dasar hingga menengah dan kejuruan. “Sekolah Unggul Terintegrasi Nonasrama ini satu paket jenjang pendidikan, akan coba kami lakukan mulai 2026,” ujar Mu’ti.
Proses Pengkajian dan Persiapan Masterplan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah melakukan beberapa kali pengkajian terkait Sekolah Unggul Terintegrasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) serta beberapa pihak kementerian terkait. Selain itu, diskusi juga dilakukan dengan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, untuk menyiapkan master plan pembangunan sekolah unggul dan terintegrasi nonasrama.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, memastikan bahwa Pemkab Jepara segera menyiapkan master plan rencana pembangunan sekolah terintegrasi di Karimunjawa. Menurut Wiwit, sapaan akrabnya, Sekolah Rakyat (SR) menampung masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan 2. Adapun masyarakat yang masuk dalam desil 3 dan seterusnya akan terfasilitasi dengan adanya sekolah terintegrasi.
“Kami lakukan pendalaman arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Untuk site plan segera kami siapkan,” kata Wiwit. “Ini kebijakan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Strategi Pendidikan di Daerah Terpencil
Selain itu, pemerintah juga memberikan arahan kepada bupati Jepara untuk menyiapkan program khusus pendidikan di daerah terpencil. Contohnya adalah program pembelajaran jarak jauh yang bekerja sama dengan DPRD yang memiliki program kerja di daerah 3T. Hal ini bertujuan untuk menyulap teknis pelaksanaan pendidikan biasa menjadi lebih kreatif, efektif, dan efisien.
Mu’ti berharap agar Jepara dapat menjadi “Champion” dalam lahirnya sekolah unggul terintegrasi. Dengan pengembangan ini, diharapkan pendidikan di Indonesia semakin maju dan merata.
Peran Karimunjawa dalam Pendidikan Masa Depan
Karimunjawa dipilih sebagai lokasi proyeksi pembangunan Sekolah Unggul Terintegrasi Nonasrama karena potensinya sebagai wilayah yang memiliki potensi pendidikan yang bisa dikembangkan secara mandiri. Dengan konsep pendidikan terpadu, siswa di Karimunjawa akan mendapat akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas.
Pemkab Jepara berkomitmen untuk segera menyelesaikan master plan pembangunan sekolah tersebut. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yaitu Indonesia yang sejahtera dan maju dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan.
- Answer Man: East Asheville Pump Station Status & West Asheville ER Plans - February 5, 2026
- 1 dari 6 organ yang didonasikan tidak digunakan di Georgia meskipun ada kebutuhan besar - February 5, 2026
- Karimunjawa jadi contoh sekolah unggul terintegrasi - February 5, 2026




Leave a Reply