Sekolah di Tanahlaut Terdampak Banjir, Belajar dari Rumah Diizinkan

Surat Edaran Disdikbud Tala untuk Sekolah Terdampak Banjir

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, telah menerbitkan surat edaran terkait pelaksanaan pembelajaran bagi sekolah yang terdampak banjir. Surat edaran ini dikeluarkan sebagai respons atas meningkatnya curah hujan yang memicu banjir di sejumlah wilayah Tala, khususnya menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (5/1/2026) besok.

Plt Kepala Disdikbud Tala Myrza Fazrina menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil demi menjamin kelancaran, keamanan, serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik, terutama di wilayah Kecamatan Batibati, Kurau, dan Bumimakmur yang terdampak banjir. Dalam edaran tersebut, Disdikbud menginstruksikan seluruh satuan pendidikan yang terdampak banjir agar mengamankan aset dan inventaris sekolah dari genangan air. Selama kondisi banjir berlangsung, siswa dan guru diperkenankan tidak hadir ke sekolah.

“Bagi sekolah yang tidak memungkinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka, kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam bentuk penugasan,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut. Guru juga diminta tetap memfasilitasi serta memantau pelaksanaan tugas belajar siswa dari rumah. Pembelajaran tatap muka baru dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi banjir di lingkungan sekolah dinyatakan berakhir dan aman.

Berdasarkan data Disdikbud Tala, sejumlah sekolah yang saat ini terdampak banjir tersebar di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Batibati, sekolah terdampak meliputi UPTD SDN 2 Benua Raya, UPTD SDN Padang, dan UPTD SDN 2 Pandahan. Sementara di Kecamatan Kurau, banjir merendam UPTD SDN Kali Besar, UPTD SDN 1 Handil Negara, UPTD SDN 2 Handil Negara, serta UPTD SDN Kurau. Adapun di Kecamatan Bumi Makmur, sekolah yang terdampak antara lain UPTD SDN Handil Birayang Bawah, SDN Pantai Harapan, dan UPTD SDN 2 Kurau Utara.

Baca Juga  22 Mahasiswa UNISA Keracunan Saat Studi di RSJ Grhasia, Kampus Bertanggung Jawab dan Selidiki Sumber Snack

“Sekolah lain di wilayah tersebut dilaporkan masih aman dan dapat melaksanakan pembelajaran di dalam kelas,” sebut Myrza, Minggu (4/1/2026). Pihaknya berharap seluruh satuan pendidikan mematuhi ketentuan dalam surat edaran tersebut dan tetap mengutamakan keselamatan serta kesehatan seluruh warga sekolah selama bencana banjir berlangsung.

Daftar Sekolah Terdampak Banjir di Wilayah Tala

Berikut adalah daftar sekolah yang terdampak banjir di beberapa kecamatan:

  • Kecamatan Batibati
  • UPTD SDN 2 Benua Raya
  • UPTD SDN Padang
  • UPTD SDN 2 Pandahan

  • Kecamatan Kurau

  • UPTD SDN Kali Besar
  • UPTD SDN 1 Handil Negara
  • UPTD SDN 2 Handil Negara
  • UPTD SDN Kurau

  • Kecamatan Bumi Makmur

  • UPTD SDN Handil Birayang Bawah
  • SDN Pantai Harapan
  • UPTD SDN 2 Kurau Utara

Sekolah-sekolah di wilayah tersebut akan melakukan pembelajaran secara virtual atau dengan metode penugasan sementara kondisi banjir berlangsung. Guru dan staf sekolah diminta tetap memberikan dukungan kepada siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski dalam situasi darurat.

Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Disdikbud Tala

Disdikbud Tala telah mengambil beberapa langkah penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses belajar mengajar di tengah banjir. Beberapa langkah tersebut antara lain:

  • Mengamankan aset dan inventaris sekolah dari genangan air.
  • Membuat kebijakan untuk tidak hadir ke sekolah selama banjir berlangsung.
  • Melakukan pembelajaran secara virtual atau penugasan bagi sekolah yang tidak bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.
  • Memastikan guru tetap memfasilitasi dan memantau tugas belajar siswa dari rumah.
  • Menyediakan informasi dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kesehatan siswa dan guru.

Peran Orang Tua dan Masyarakat

Orang tua dan masyarakat juga diimbau untuk mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Disdikbud Tala. Mereka diminta untuk tetap memperhatikan keselamatan anak-anak selama masa banjir dan membantu memastikan bahwa proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. Selain itu, orang tua juga diminta untuk bekerja sama dengan guru dalam memantau tugas-tugas yang diberikan.

Baca Juga  Tunjangan Profesi Guru Triwulan IV Cair November 2025, Lihat Jadwal dan Besarannya

Kesimpulan

Banjir yang terjadi di beberapa wilayah Tala memang menjadi tantangan besar bagi sistem pendidikan setempat. Namun, dengan kebijakan yang diambil oleh Disdikbud Tala, diharapkan proses belajar mengajar dapat tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan dan kesehatan peserta didik. Dengan kolaborasi antara pihak sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan situasi darurat ini dapat segera berlalu dan kegiatan belajar mengajar kembali normal.

unnamed Sekolah di Tanahlaut Terdampak Banjir, Belajar dari Rumah Diizinkan