Studi Volenrelaxin Eli Lilly Ditarik: Implikasi bagi Investor

Eli Lilly and Company ((LLY)) mengumumkan pembaruan tentang studi klinis yang sedang berlangsung.

Tingkatkan Strategi Investasi Anda:

  • ManfaatkanlahBisakimiaPremium dengan diskon 55%!Buka alat investasi yang kuat, data lanjutan, dan wawasan analis ahli untuk membantu Anda berinvestasi dengan percaya diri.

Ringkasan Studi:Perusahaan Eli Lilly memulai sebuah studi yang berjudul Studi Fase 2, Acak, Ganda Buta, Kontrol Placebo untuk Menyelidiki Efikasi dan Keamanan Volenrelaxin pada Orang Dewasa dengan Penyakit Ginjal Kronis. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan Volenrelaxin dalam mengobati orang dewasa dengan penyakit ginjal kronis selama periode 24 minggu.

Intervensi/Treatment:Studi ini menguji Volenrelaxin, sebuah obat yang diberikan secara subkutan, dalam tiga dosis berbeda. Sebuah placebo juga digunakan untuk perbandingan. Volenrelaxin dimaksudkan untuk meningkatkan hasil pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronis.

Desain Studi:Ini adalah studi intervensi dengan alokasi acak dan model intervensi paralel. Studi ini menggunakan pendekatan masking ganda, yang berarti baik peserta maupun peneliti tidak mengetahui pengaturan pengobatan. Tujuan utamanya adalah fokus pada pengobatan.

Timeline Studi:Studi ini pertama kali dikirim pada 12 September 2024, dan pembaruan terakhir dikirim pada 1 Oktober 2025. Namun, studi tersebut ditarik mundur, yang menunjukkan bahwa tidak berjalan sesuai rencana.

Implikasi Pasar:Pengunduran diri dari studi ini dapat memengaruhi kinerja saham Eli Lilly dan sentimen investor, karena menunjukkan kemungkinan hambatan dalam pengembangan pengobatan untuk Penyakit Ginjal Kronis. Perkembangan ini juga dapat memengaruhi lingkungan persaingan, karena investor mungkin beralih ke perusahaan lain yang memiliki penelitian aktif di bidang ini.

Studi telah ditarik mundur, tetapi detail lebih lanjut tersedia di portal ClinicalTrials.

Pernyataan Penyangkalan dan PengungkapanLaporkan Masalah

unnamed Studi Volenrelaxin Eli Lilly Ditarik: Implikasi bagi Investor