Habiskan Rp94 Miliar, Revitalisasi Sekolah Kudus Tuntas 100 Persen
Program Revitalisasi Sekolah di Kudus Tuntas 100 Persen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, mengumumkan bahwa program revitalisasi 141 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah selesai sepenuhnya atau mencapai progres 100 persen. Program ini mencakup pembangunan dan renovasi sarana pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).
“Program tersebut mencakup pembangunan dan renovasi sarana pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB),” ujarnya usai meresmikan revitalisasi gedung SD Muhammadiyah 1 Kudus, Jumat.
Total anggaran yang digelontorkan untuk program revitalisasi di Kudus mencapai Rp94,41 miliar. Dana tersebut digunakan untuk revitalisasi 9 PAUD, 71 SD, 50 SMP, 6 SMA, 4 SMK, dan 1 SLB. Dengan dana tersebut, sekolah-sekolah di Kudus kini memiliki fasilitas yang lebih baik dan memadai untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.
Secara nasional, Abdul Mu’ti menyebut program revitalisasi sekolah pada 2025 menyasar 16.175 satuan pendidikan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp16,9 triliun. Hingga akhir Desember 2025, realisasi program revitalisasi sekolah secara nasional telah mencapai sekitar 95 persen. Adapun sekolah yang belum sepenuhnya rampung disebabkan oleh berbagai faktor di luar kendali.
“Umumnya disebabkan oleh faktor teknis, seperti kontrak pekerjaan yang dimulai agak di akhir, kondisi cuaca, serta kendala suplai material yang agak sulit karena sekolahnya agak jauh. Misal, di Papua ada sekolah yang jaraknya dengan bandara sekitar 250 kilometer lebih, tetapi di Papua memang sudah selesai dilakukan revitalisasi,” ujarnya.
Selain kendala teknis, sejumlah wilayah juga menghadapi tantangan geografis dan bencana alam. Beberapa sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilaporkan mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor. Meski demikian, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pihaknya terus memantau agar pelaksanaan dana revitalisasi tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik.
Dalam waktu dekat, Mendikdasmen dijadwalkan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah untuk meninjau langsung sekolah-sekolah yang telah menyelesaikan revitalisasi secara penuh. Selama kunjungan kerjanya di Kudus, Abdul Mu’ti juga meresmikan revitalisasi SMP Dua Gebog, yang turut menerima bantuan pada 2025.
“Kami berharap dengan revitalisasi ini, sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lebih baik untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar, termasuk kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kegiatan sekolah lainnya,” ujarnya.
Program revitalisasi sekolah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional sebagai fondasi pembentukan generasi masa depan.
Fasilitas yang Diperbaiki dalam Revitalisasi Sekolah
- Pembangunan dan renovasi gedung sekolah
- Peningkatan infrastruktur pendidikan
- Penyediaan peralatan belajar yang lebih modern
- Pengadaan ruang kelas yang nyaman dan aman
- Perbaikan fasilitas olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler
Daftar Sekolah yang Direvitalisasi di Kudus
- 9 PAUD
- 71 SD
- 50 SMP
- 6 SMA
- 4 SMK
- 1 SLB
- Habiskan Rp94 Miliar, Revitalisasi Sekolah Kudus Tuntas 100 Persen - February 3, 2026
- Gel berbasis alga menawarkan alat baru untuk penelitian kanker payudara - February 3, 2026
- Better Today: Barry Manilow Shares New Photo After Cancer Diagnosis - February 3, 2026




Leave a Reply