Elsa Japasal: Buku Karya Terbaru
Elsa Japasal Merilis Single Kedua “Buku Karangan”
Elsa Japasal, yang akrab dipanggil Echa, mengakhiri tahun 2025 dengan merilis single anyarnya berjudul “Buku Karangan”. Lagu ini menjadi single kedua setelah sebelumnya ia memulai debutnya di dunia musik dengan lagu “Pernah Dicinta”. Bagi Echa, “Buku Karangan” merupakan bukti keseriusannya dalam menjalani karier sebagai penyanyi.
Ia mengungkapkan bahwa lagu “Buku Karangan” menunjukkan eksplorasi rentang vokal yang dilakukannya. Meskipun ciptaan Bagas Ran ini masih mengusung genre pop, Echa mengaku tetap nyaman dan mampu mengekspresikan dirinya secara maksimal di genre tersebut.
“Buku Karangan” menceritakan tentang perasaan suka pada seseorang yang tidak tergapai. Ini adalah cerita cinta sepihak yang tetap dilanjutkan meski sejak awal sudah disadari tidak akan pernah benar-benar terjadi. Menurut Echa, lagu ini menggambarkan kontras antara harapan dan kenyataan. Ia menjelaskan bahwa cinta itu indah, tetapi hanya hidup dalam imajinasi, seperti karangan yang penuh warna di kepala, padahal realitanya menyisakan kesedihan.
Tantangan terbesar dalam pengerjaan lagu ini datang dari jadwal yang padat. Saat itu, Echa sedang melakukan persiapan syuting film. Namun, ia tetap berusaha mengatur waktu agar bisa fokus pada proses produksi lagu.
Selain itu, secara vokal, lagu ini menuntut eksplorasi yang lebih dalam dibandingkan single pertamanya. Proses tersebut terbantu oleh kehadiran Kamga sebagai pengarah vokal yang terus mendampingi Echa untuk menggali potensinya secara maksimal.
Echa berharap, lagu ini bisa menjadi teman bagi banyak orang yang pernah atau sedang mengalami cinta bertepuk sebelah tangan. Meski indah, ia mengingatkan bahwa cinta itu hanya imajinasi dan suatu saat harus kembali ke dunia nyata.
Dia juga bersyukur karena perjalanan karier bermusiknya terasa menyenangkan. Apalagi, ia termasuk dalam Spotify Radar Indonesia 2025. Dari sekadar hobi, Echa kini menjadi penyanyi profesional. Hal ini ia anggap sebagai pengalaman yang berharga dan penuh tantangan.
Proses Ciptaan dan Pengaruh Musik
Lagu “Buku Karangan” lahir dari inspirasi yang kuat dan emosi yang mendalam. Echa mengungkapkan bahwa ia ingin menciptakan sesuatu yang bisa menggambarkan perasaan yang sering kali tidak terucapkan. Dengan lirik yang penuh makna, lagu ini mampu menyentuh hati pendengarnya.
Bagas Ran, pencipta lagu ini, memberikan kontribusi yang besar dalam membentuk arah musik Echa. Dengan gaya musik pop yang khas, ia berhasil menggabungkan elemen-elemen yang membuat lagu ini sangat menarik.
Dalam proses pembuatan lagu, Echa juga melibatkan tim yang terdiri dari produser, penulis lirik, dan musisi lainnya. Setiap langkah diambil dengan hati-hati agar hasil akhirnya sesuai dengan harapan.
Masa Depan Echa
Sebagai seorang penyanyi baru, Echa memiliki visi untuk terus berkembang dan menciptakan karya-karya yang bermakna. Ia berencana untuk merilis lebih banyak lagu dalam waktu dekat dan berpartisipasi dalam berbagai acara musik.
Echa juga berharap bisa bekerja sama dengan musisi lain yang memiliki visi serupa. Dengan kolaborasi yang baik, ia yakin bisa menciptakan karya-karya yang lebih inovatif dan menarik.
Kehadiran Echa di dunia musik menunjukkan bahwa bakat dan dedikasi bisa membuka jalan menuju kesuksesan. Dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat, ia siap menghadapi tantangan-tantangan baru di masa depan.
Kesimpulan
Single “Buku Karangan” tidak hanya menjadi bukti kemampuan vokal Echa, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dalam mengekspresikan perasaan melalui musik. Lagu ini mampu menghubungkan pendengar dengan emosi yang mendalam dan menginspirasi mereka untuk menghadapi cinta dengan cara yang lebih bijak.
Echa telah membuktikan bahwa ia mampu mengubah passion menjadi profesi yang bermakna. Dengan dukungan dari keluarga, teman, dan penggemar, ia siap terus berkembang dan menciptakan karya-karya yang tak terlupakan.
- Kandang ‘Nanoreaktor’ menggunakan cahaya tampak untuk reaksi silang katalitik dan sangat selektif - January 29, 2026
- TLC Star Faces Possible Liver Failure, Airlifted to Hospital - January 29, 2026
- Elsa Japasal: Buku Karya Terbaru - January 29, 2026




Leave a Reply