Apakah media sosial memengaruhi memori? Bagaimana melindungi kesehatan otak Anda
Apakah kamu tidak bisa menyelesaikan tugas tanpa menggulir melaluiInstagramatau sering kali menemukan diri terpikat menonton video TikTok saat seharusnya pergi tidur, tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial terkadang bisa menjadi pengalih yang menyenangkan dari kehidupan sehari-hari. Tapi dengan pengguna internetmenghabiskan rata-ratadua jam dan 21 menit sehari di media sosial pada tahun 2025, apa dampak yang mungkin terjadi dari penggulungan tanpa tujuan ini terhadap kesehatan otak dan memori kita? Kami berbicara dengan seorang ahli untuk mengungkap ilmu pengetahuan di balik media sosial dan memori, serta bagaimana kita dapat melindungi kesehatan otak tanpa menerapkan larangan lengkap terhadap media sosial.
Ilmu di balik media sosial dan memori
Penelitian menunjukkanterdapat hubungan antara penggunaan media sosial terbaru dan kinerja memori objektif serta fungsi memori sehari-hari, dengan satu studi menemukan bahwa bahkan kehadiran ponsel pintar dapat berdampak negatif pada kinerja kognitif. Psikolog Klinis Dr. Debra Kissen mengatakan ini karena penggunaan media sosial sebagai gangguan rutin dapat mengganggu fokus kita, yang diperlukan baik untuk menyimpan memori maupun mengingatnya nanti.
Konsolidasi memori – proses mengalihkan pengalaman ke penyimpanan jangka panjang – membutuhkan fokus dan tidur. Setiap kali kita membagi perhatian kita antara berbagai stimulasi (misalnya, belajar sambil mengecek media sosial), kita mengurangi kedalaman pengkodean, yang membuat memori lebih sulit disimpan dan diingat nanti,” jelasnya. “Di atas itu, waktu layar yang berlebihan – terutama di malam hari – dapat mengganggu tidur, sehingga semakin mengganggu konsolidasi memori.
Bagaimana gangguan mengganggu pengingatan
Anda mungkin sudah menyadari dampak gangguan media sosial terhadap memori Anda, atau merasa kesulitan untuk fokus pada satu hal sekaligus. Dr. Debra menjelaskan: “Bayangkan perhatian seperti lampu sorot. Ketika terus-menerus berpindah dari satu hal ke hal lainnya, setiap objek hanya mendapat cahaya yang redup, yang melemahkan kemampuan mengingat. Itulah sebabnya orang sering merasa mereka ‘melihat sesuatu di internet’ tetapi kesulitan mengingat detail atau sumbernya.”
Apakah kemampuan fokusmu menurun?
Penggunaan media sosial yang sering bisa berdampak pada kemampuan fokus Anda juga. Reels dan video berbentuk pendek biasanya singkat, cepat, dan diedit untuk menarik perhatian Anda dalam detik pertama agar Anda tidak menggulir layar, dan penelitian oleh Microsoft menunjukkan bahwa penggunaan ponsel yang cepat telah berdampak besar pada kemampuan fokus kita. Antara tahun 2000 (sekitar saat telepon seluler mulai digunakan secara rutin) hingga 2015, penelitian mereka menemukan bahwa rata-rata kemampuan fokus berkurang dari 12 detik menjadi hanya delapan detik — itu lebih pendek daripada ikan goldfish! Mengingat penelitian ini sudah berusia sepuluh tahun, tidak masuk akal untuk menyatakan bahwa hal ini mungkin sekarang telah turun lebih jauh lagi, terutama mengingat tren penggunaan media sosial dalam waktu tersebut.
Jadi, bagaimana Anda tahu jika kemampuan fokus Anda sedang menurun? “Anda mungkin menyadari bahwa Anda dapat membaca sekilas berbagai hal tetapi kesulitan dalam fokus yang lebih mendalam. Latihan yang bermanfaat adalah memantau perhatian Anda: pilih periode singkat membaca atau bekerja setiap hari, dan catat seberapa sering pikiran Anda melalaikan atau merasa ingin memeriksa ponsel Anda. Secara bertahap, ini memberi Anda rasa nyata apakah ketahanan perhatian Anda meningkat atau menurun,” saran Dr. Debra.
Tips ahli untuk melindungi memori di era digital
Meskipun perhatian Anda telah berkurang, semua harapan tidak hilang. Dengan usaha sadar tertentu,pelatihan kognitifdanperubahan kebiasaan, Anda dapat melindungi memori Anda dan mencegah dampak lebih lanjut pada otak Anda. Psikolog Klinis Dr. Debra menyarankan hal berikut:
- Latihlah “monotasking” dengan memberikan perhatian penuh pada satu tugas selama 20–30 menit.
- Lindungi tidur Anda dengan membatasi layar satu jam sebelum tidur.
- Latih memori Anda setiap hari dengan latihan melatih otak seperti teka-teki silang, belajar kata-kata baru, atau permainan berbasis pengingatan seperti Wordle.
- Cari kejutan yang tidak terhubung dengan internet – mencoba pengalaman baru membantu mengingat lebih kuat.
Secara singkat, media sosial tidak menghilangkan memori, tetapi gangguan yang terus-menerus mengubah cara otak kita memperhatikan, menyimpan, dan mengingat informasi,” katanya. “Dengan kebiasaan yang sengaja dibentuk, kita dapat mengurangi risiko-risiko tersebut.
- Cara Cek NUPTK Guru 2026 dan Solusi Jika Bermasalah - January 29, 2026
- Canelo Spurns World Title Opportunity - January 29, 2026
- Apakah media sosial memengaruhi memori? Bagaimana melindungi kesehatan otak Anda - January 29, 2026





Leave a Reply