‘Sigma’, ‘6 7’: Istilah slang paling dicari oleh Generasi Alpha di Connecticut, dan definisinya
CONNECTICUT (WTNH) — Gen Alpha, yang merupakan anak-anak yang lahir antara tahun 2010-2024, memiliki bahasa mereka sendiri berupa kosakata internet yang mungkin membuat Anda bingung.
Jika Anda memiliki anggota Gen Alpha dalam hidup Anda, mungkin Anda sudah pernah mendengar mereka menggunakan kata-kata ini, yang membuat Anda beralih ke Google untuk mengetahui maknanya.
Berikut adalah istilah-istilah slang Gen Alpha yang paling dicari di Connecticut, dan definisinya, menurut situs web unscrambler.com.
- SYBAU — singkatan dari “Tutup mulut kamu”
- 6-7 — Berasal dari lagu “Doot Doot (6 7)” oleh Skrilla. LaMelo Ball, seorang pemain basket, membuat video yang sedang tren tentang menjadi tinggi 6 kaki 7 inci menggunakan lagu tersebut. Anak-anak dan remaja sering berteriak dan berseru dengan gerakan tangan yang berlebihan.
- Sigma — seseorang yang mandiri dan percaya diri yang beroperasi di luar hierarki sosial tradisional
- Dipotong — sinonim untuk sesuatu yang jelek, tidak diinginkan atau tidak menarik
- Bunny salju — gadis lucu berpakaian seperti sedang pergi bermain ski atau snowboard
- Sharking — mencari secara aktif pengalaman romantis santai
- Chuzz — campuran kata-kata slang “chopped” dan “huzz”, digunakan untuk menggambarkan seorang perempuan yang tidak menarik
- Sendy — bertaruh penuh dan mendorong batas-batas Anda
- SYFM — singkatan dari “so you f—– up”
- 41 — merujuk pada humor yang tidak masuk akal
Apakah kamu sudah tahu kata-kata ini?
Hak Cipta 2025 Nexstar Media, Inc. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Bahan ini tidak boleh diterbitkan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang.
Untuk berita terbaru, cuaca, olahraga, dan video streaming, kunjungi WTNH.com.
- GTK 2026 Tidak Bisa Dibuka Hari Ini? Ini Penyebab dan Solusinya - January 24, 2026
- Soal dan Pembahasan Larutan untuk Tingkat SMA - January 24, 2026
- Evangeline Lilly’s Devastating Brain Injury After Rocky Fall - January 24, 2026




Leave a Reply