Libur Usai, Orang Tua Wajib Siapkan Anak Kembali ke Sekolah
Persiapan Mental Anak Sebelum Kembali Sekolah
Kembali bersekolah setelah liburan panjang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak. Terutama setelah libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya diisi dengan aktivitas yang lebih santai. Oleh karena itu, persiapan mental sangat penting untuk memastikan anak dapat kembali beradaptasi dengan kegiatan sekolah.
Peran Orang Tua dalam Membantu Anak
Psikolog Devi Yanti, M. Psi., menekankan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi kembali masa belajar. Ia menyarankan agar orang tua memperhatikan kondisi emosi anak, seperti rasa malas, cemas, atau enggan kembali ke sekolah. Dengan memahami perasaan anak, orang tua dapat memberikan dukungan yang tepat.
Orang tua disarankan untuk berkomunikasi secara terbuka dengan anak. Dalam komunikasi tersebut, mereka dapat mendengarkan kekhawatiran maupun harapan anak. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan gambaran positif tentang kegiatan sekolah, seperti pelajaran yang disukai atau bertemu teman-teman.
Menyesuaikan Pola Hidup
Beberapa hari sebelum anak kembali bersekolah, orang tua perlu membantu menyesuaikan pola tidur dan makan anak. Selama liburan, pola hidup anak mungkin berubah, sehingga diperlukan penyesuaian agar anak tetap sehat dan siap menjalani rutinitas sekolah.
Selain itu, orang tua disarankan untuk melibatkan anak dalam mempersiapkan perlengkapan sekolah, seperti seragam dan jadwal harian. Ini akan membuat anak merasa lebih siap dan memiliki tanggung jawab atas persiapan dirinya sendiri.
Membangun Konsistensi dan Dukungan Emosional
Menurut Devi, konsistensi dalam rutinitas serta dukungan emosional dari keluarga sangat penting. Suasana rumah yang kondusif dapat membantu anak merasa nyaman dan tenang saat kembali bersekolah. Orang tua perlu memastikan bahwa anak tidak merasa tertekan atau kewalahan.
Mengatur Penggunaan Gawai
Devi juga mengingatkan orang tua untuk menerapkan aturan yang jelas dan konsisten mengenai penggunaan gawai. Aturan ini harus dibuat bersama anak menjelang akhir liburan. Dengan begitu, anak akan lebih mudah beradaptasi dengan batasan yang diberikan.
Selain membatasi penggunaan gawai, orang tua sebaiknya menyediakan alternatif aktivitas yang menyenangkan. Misalnya, mengajak anak membuat jadwal harian bersama, menceritakan pengalaman menyenangkan di sekolah, membaca buku bersama, memasak bersama, atau berolahraga bersama.
Manfaat Aktivitas Bersama
Aktivitas-aktivitas ini tidak hanya membantu mengalihkan perhatian anak dari gawai, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan semangat belajar anak. Selain itu, aktivitas bersama dapat mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.
Dengan persiapan yang baik dan dukungan yang konsisten, anak akan lebih mudah kembali bersekolah dan menjalani masa belajar semester genap dengan penuh semangat.
- Larutan – Jenis Larutan, Konsentrasi, dan Sifat Koligatif - January 23, 2026
- Libur Usai, Orang Tua Wajib Siapkan Anak Kembali ke Sekolah - January 22, 2026
- Lebih Banyak Pasta Ditarik oleh Penjual Besar Keempat, Mempengaruhi 15 Negara Bagian Lagi - January 22, 2026



Leave a Reply