Peran ganda ibu bekerja, keluarga jadi kunci keberhasilan
Bisakimia
Menjadi seorang ibu sekaligus pekerja memang tidak mudah. Di tengah tuntutan profesional dan tanggung jawab pengasuhan, banyak ibu bekerja menghadapi tekanan untuk menjalankan dua peran tersebut secara optimal.
Psikolog Cecilia Helmina E., M.Psi., Psikolog, menyebutkan bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengatur waktu. Dukungan keluarga, pembagian peran yang adil, serta kualitas interaksi dengan anak menjadi faktor penting agar ibu bekerja dapat menjalani peran gandanya secara sehat.
Tekanan Peran Ganda Lebih Besar Dirasakan Ibu
Cecilia, yang berpraktik di RS Mitra Keluarga, menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi ibu bekerja adalah tekanan untuk menjalankan dua peran sekaligus, baik di rumah maupun di tempat kerja.
Menurutnya, tekanan tersebut seringkali lebih besar dibandingkan yang dirasakan ayah. “Berbagai studi menunjukkan ibu cenderung merasakan tuntutan emosional yang lebih tinggi karena harus memastikan urusan pekerjaan dan pengasuhan berjalan seimbang,” ujarnya.
Pentingnya Pembagian Peran dan Keberanian Meminta Bantuan
Menurut Cecilia, ibu bekerja tidak perlu ragu untuk meminta bantuan dalam mengelola pekerjaan rumah tangga. Bantuan tersebut dapat datang dari pasangan, anggota keluarga lain, maupun tenaga profesional.
Ia menilai pembagian peran yang jelas dan adil sangat penting agar beban tidak hanya bertumpu pada satu pihak. Dukungan keluarga, khususnya dari pasangan, dapat membantu ibu bekerja menjaga keseimbangan peran sekaligus kesehatan mental.
Kualitas Kebersamaan Lebih Penting dari Lamanya Waktu
Selain dukungan keluarga, Cecilia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas interaksi antara ibu dan anak. Menurut dia, kehadiran yang utuh saat bersama anak jauh lebih bermakna dibandingkan lamanya waktu kebersamaan.
“Kualitas interaksi tidak ditentukan oleh seberapa lama ibu bersama anak, tetapi bagaimana kehadiran ibu itu dirasakan. Biasakan untuk benar-benar hadir, misalnya dengan berbincang saat makan bersama atau sebelum anak tidur,” katanya.
Ia juga menyarankan agar ibu bekerja membatasi pekerjaan kantor saat berada di rumah agar waktu bersama keluarga tetap terjaga.
Sistem Pendukung yang Kuat
Dengan dukungan lingkungan kerja yang inklusif serta sistem pendukung yang kuat di rumah, Cecilia menilai ibu bekerja memiliki peluang lebih besar untuk menjalankan peran ganda secara sehat dan berkelanjutan.
Tips untuk Ibu Bekerja
- Jangan ragu meminta bantuan dari orang terdekat, baik pasangan maupun keluarga.
- Fokus pada kualitas interaksi dengan anak, bukan durasi waktu.
- Batasi pekerjaan kantor saat di rumah untuk menjaga keseimbangan.
- Bangun komunikasi yang baik dengan pasangan dan keluarga untuk membagi peran secara adil.
- Cari dukungan dari lingkungan kerja yang mendukung kesetaraan gender.
Dengan langkah-langkah ini, ibu bekerja dapat menjalani peran gandanya tanpa merasa terbebani. Pemahaman dan dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting untuk menciptakan keseimbangan yang sehat dan berkelanjutan.
- Cara Update Data GTK 2026 agar Tunjangan Sertifikasi Cepat Cair - January 19, 2026
- Bentuk Molekul – Teori VSEPR, Hibridisasi, dan Polaritas Molekul - January 19, 2026
- Covenant Health data breach affects over 284K Maine residents, far beyond initial reports - January 19, 2026




Leave a Reply