Sekolah Akreditasi A Bisa Daftarkan 40% Siswa ke PTN, Ini Kuota SNBP 2026 di Jombang

Peluang Siswa Kelas XII di Jombang Mengikuti SNBP 2026

Peluang siswa kelas XII di Kabupaten Jombang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 semakin terbuka. Hal ini didorong oleh ditetapkannya kuota resmi peserta dari tiap sekolah. Penentuan kuota ini dilakukan berdasarkan status akreditasi sekolah, dengan porsi terbesar diberikan kepada sekolah berakreditasi A.

Pembagian kuota sekolah guna mengikuti SNBP 2026 telah resmi ditetapkan. Kebijakan ini menentukan peluang siswa kelas XII masuk PTN dengan membedakan kuota berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah berakreditasi A mendapat porsi terbesar.

Menurut penjelasan Kepala Seksi SMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, aturan yang berlaku adalah sebagai berikut:

  • Sekolah berakreditasi A diperbolehkan mendaftarkan hingga 40% dari total siswa kelas XII untuk mengikuti SNBP 2026.
  • Di Jombang sendiri, terdapat 86 sekolah yang memenuhi syarat untuk kuota maksimal ini.

Penetapan kuota menggunakan sistem berjenjang yang mencerminkan kualitas pendidikan sekolah. Berikut rinciannya:

  • Akreditasi A: 40% siswa kelas XII (86 sekolah di Jombang).
  • Akreditasi B: 25% siswa kelas XII (123 sekolah di Jombang).
  • Akreditasi C/Belum Terakreditasi: 5% siswa kelas XII (23 sekolah di Jombang).

“Pembagian kuota yang berjenjang ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh sekolah, tidak hanya di sekolah unggulan saja,” tutur Asijah.

Ia menambahkan bahwa siswa yang berhak mengikuti SNBP akan ditentukan melalui perangkingan internal sekolah berdasarkan nilai rapor. Namun, mekanisme ini fleksibel. Jika siswa peringkat atas memilih jalur lain (seperti kedinasan) atau tidak melanjutkan kuliah, kuotanya dapat digantikan oleh siswa di peringkat bawah yang berminat.

Melalui penetapan kuota, sekolah memiliki kesempatan untuk masa sanggah jika merasa kuotanya tidak sesuai. “Masa sanggah ini penting untuk menjamin keadilan dan transparansi dalam proses seleksi,” tegas Asijah.

Baca Juga  Dedi Mulyadi Rekrut Mahasiswa Awasi Proyek, Dibayar Rp250 Ribu/Hari

Mayoritas sekolah negeri di Jombang telah berakreditasi A, yang membuka peluang lebih besar bagi siswanya. “Adanya skema SNBP 2026, nilai rapor menjadi faktor utama, sementara Tes Kemampuan Akademik (TKA) hanya berfungsi sebagai validator,” imbuhnya.

Tantangan tetap ada, seperti faktor ekonomi dan minat pribadi yang membuat sebagian siswa memilih tidak mengikuti SNBP. Dengan kuota yang jelas dan proses yang transparan, diharapkan SNBP 2026 dapat menjadi jembatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi di Jombang untuk meraih kursi di PTN idaman.


unnamed Sekolah Akreditasi A Bisa Daftarkan 40% Siswa ke PTN, Ini Kuota SNBP 2026 di Jombang