Ibu Hamil Berani Selundupkan Narkoba ke Lapas, Tertangkap!

Insiden Penyelundupan Narkoba di Lapas Banceuy Bandung
Pada awal tahun 2026, layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan (wb) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung menghadapi insiden penyelundupan narkoba dan obat keras. Kejadian ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat dari petugas lapas dalam menjaga keamanan dan keteraturan di lingkungan tahanan.
Insiden ini berhasil diantisipasi oleh petugas piket kunjungan dan pengamanan Lapas Banceuy. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani, menjelaskan bahwa seorang ibu hamil berusia sekitar 25 tahun ingin mengunjungi adiknya yang ditahan di Lapas Banceuy. Ibu hamil tersebut awalnya berkomunikasi dengan adiknya melalui telepon khusus lapas.
Saat akan masuk ke area kunjungan, petugas mencurigai gerak-gerik ibu hamil tersebut. Menurut Eris Ramdani, narkoba dan obat keras diselundupkan melalui bagian payudara ibu hamil itu. Barang bukti yang ditemukan adalah sabu-sabu dan obat keras tramadol.
Atas temuan ini, Kalapas Banceuy langsung berkoordinasi dengan jajaran Sat Narkoba Polrestabes Bandung untuk pengusutan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan komitmen pihak lapas dalam memastikan tidak ada penyelundupan narkoba dan obat-obatan terlarang di lingkungan tahanan.
Eris Ramdani menegaskan bahwa komitmen zero halinar di Lapas Banceuy akan terus ditingkatkan sebagai pedoman kerja seluruh jajaran pegawai lapas. Upaya ini bertujuan untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan bebas dari kejahatan.
Tindakan Tegas terhadap Warga Binaan
Terpisah, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andhika Saputra memastikan bahwa warga binaan inisial MS akan menerima tindakan tegas karena perbuatannya. Sanksi tegas akan diberikan jika terbukti bahwa barang yang ditemukan dipesan oleh MS.
Andhika Saputra menjelaskan bahwa sanksi hukuman yang tegas akan diberikan kepada warga binaan yang terbukti melakukan penyelundupan narkoba dan obat keras. Hal ini merupakan bentuk penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak lapas.
Hasil Penggeledahan
Dari hasil penggeledahan terhadap wanita hamil yang hendak menyelundupkan barang terlarang, petugas berhasil mengamankan 8 plastik kecil narkoba jenis sabu dan satu plastik obat tramadol. Temuan ini menunjukkan kepekaan dan kewaspadaan petugas lapas dalam menjalankan tugasnya.
Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk tetap waspada dan menjaga keamanan di lingkungan lapas. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pihak lapas dan kepolisian, diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Kesimpulan
Insiden penyelundupan narkoba dan obat keras di Lapas Banceuy Bandung menunjukkan pentingnya pengawasan yang ketat dan komitmen kuat dari seluruh jajaran pegawai lapas. Dengan tindakan cepat dan tepat dari petugas, penyelundupan berhasil digagalkan. Selain itu, tindakan tegas terhadap warga binaan yang terlibat juga menjadi langkah penting dalam menjaga kedisiplinan dan keamanan di dalam lapas.
Pihak lapas terus meningkatkan upaya-upaya untuk memastikan bahwa lingkungan tahanan tetap aman dan bebas dari aktivitas ilegal. Dengan kolaborasi yang baik dengan aparat hukum, diharapkan bisa memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.




Leave a Reply