Unila Kembangkan Tenaga Kerja, RSPTN Siap Beroperasi Pertengahan Tahun
Pengembangan RSPTN di Universitas Lampung
Universitas Lampung (Unila) sedang merancang rekrutmen tenaga kerja untuk pengembangan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN). Rektor Unila, Prof Lusmeilia Afriani, menyampaikan bahwa pihaknya akan mulai mencari sumber daya manusia (SDM) untuk RSPTN pada awal tahun 2026.
“Jadi pada awal 2026 kami akan memulai proses pencarian tenaga kerja. Diperkirakan pada Februari 2026, pembangunan fisik RSPTN akan selesai,” ujar Prof Lusmeilia Afriani dalam pernyataannya pada Rabu (3/1/2025).
Selain itu, Lusi juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyediakan peralatan URC di rumah sakit tersebut. RSPTN ini direncanakan akan beroperasi pada pertengahan tahun atau sekitar Agustus 2026.
“Adanya RSPTN ini diharapkan sesuai dengan percepatan dari perencanaan kampus Unila tersebut,” katanya.
“RSPTN ini merupakan tanggung jawab saya,” tambahnya.
Pihak Unila mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah membantu terselenggaranya rumah sakit tersebut. Mereka berharap RSPTN segera dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Lampung.
Proses Rekrutmen dan Persiapan Operasional
Rekrutmen tenaga kerja untuk RSPTN akan menjadi langkah penting dalam memastikan operasional rumah sakit berjalan dengan baik. Prof Lusmeilia Afriani menjelaskan bahwa proses rekrutmen akan dimulai sejak awal tahun 2026, yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dan kompeten.
Beberapa hal yang akan diperhatikan dalam proses rekrutmen antara lain:
- Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja yang sesuai dengan bidang kesehatan.
- Kemampuan teknis dan kemampuan komunikasi yang baik.
- Keahlian dalam penggunaan alat medis modern.
Setelah SDM terpenuhi, tahap berikutnya adalah penyelesaian pembangunan fisik RSPTN. Menurut rencana, pembangunan fisik akan selesai pada Februari 2026, sehingga RSPTN bisa segera diisi oleh tenaga kerja yang telah direkrut.
Persiapan Alat Medis dan Fasilitas
Peralatan URC (Unit Radiologi dan Kardiologi) akan segera disiapkan untuk memastikan RSPTN memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai. Peralatan ini sangat penting dalam mendukung layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Proses pemasangan peralatan URC akan dilakukan setelah pembangunan fisik selesai. Hal ini bertujuan agar seluruh sistem di RSPTN dapat berjalan secara efisien dan aman.
Target Operasional RSPTN
RSPTN diharapkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2026, tepatnya pada bulan Agustus. Periode ini dipilih karena sudah ada cukup waktu untuk menyelesaikan segala persiapan, termasuk pelatihan tenaga kerja dan pemasangan peralatan.
Dengan beroperasinya RSPTN, masyarakat Lampung akan mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih dekat. RSPTN juga diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan dan penelitian kesehatan yang unggul.
Tanggung Jawab dan Harapan
Prof Lusmeilia Afriani menyatakan bahwa RSPTN merupakan tanggung jawab pribadinya. Ia menekankan bahwa pihak universitas akan berkomitmen penuh dalam memastikan RSPTN berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya RSPTN. Dengan dukungan tersebut, Unila yakin RSPTN dapat segera digunakan untuk kepentingan masyarakat Lampung.
- Actor Steven W. Bailey shares rare neuromuscular disorder diagnosis - January 15, 2026
- Unila Kembangkan Tenaga Kerja, RSPTN Siap Beroperasi Pertengahan Tahun - January 15, 2026
- Kampanye vaksinasi HPV menurunkan tingkat kanker serviks baik pada orang yang divaksinasi maupun yang tidak divaksinasi - January 15, 2026




Leave a Reply