Dulu Beli Rp1 M, Ketua Panitia Jamin Tak Pakai Dana Pribadi Amran Sulaiman Mubes IKA Unhas

Persiapan Mubes IKA Unhas 2026 dengan Konsep Pembiayaan Baru

Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) yang akan digelar pada 27 April 2026, menunjukkan perubahan signifikan dalam konsep pembiayaannya. Kali ini, kegiatan tersebut tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana pribadi Ketua Umum IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, seperti yang terjadi pada Mubes 2022 lalu yang menghabiskan anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Ketua Panitia Mubes IKA Unhas 2026, Muhammad Ramli Rahim, menjelaskan bahwa pendanaan Mubes kali ini akan diambil dari sumber-sumber eksternal. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan berjalan secara mandiri dan tidak memberatkan salah satu pihak tertentu.

Ramli Rahim menyatakan bahwa pihak panitia telah mendapatkan izin langsung dari Ketua Umum Andi Amran Sulaiman agar tidak lagi menjadi sumber utama pembiayaan Mubes 2026. Dengan demikian, semua biaya pelaksanaan akan ditanggung oleh pihak lain, termasuk sponsor dan partisipasi aktif dari alumni Unhas dari berbagai daerah dan profesi.

“Saya sudah izin langsung kepada beliau agar khusus Mubes kali ini, tidak lagi menjadi sumber pembiayaan,” ujar Ramli Rahim saat dihubungi oleh wartawan terkait persiapan acara tersebut.

Selain itu, panitia juga sedang mempersiapkan berbagai aspek penting seperti lokasi pelaksanaan dan akomodasi peserta selama hari H. Ramli Rahim mengklaim bahwa pihaknya siap bertanggung jawab atas kekurangan anggaran jika terjadi, meskipun ia berharap hal tersebut tidak terjadi.

Pendukung Kembali Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum

Pada Rapat Koordinasi atau rakor Pengurus Pusat IKA Unhas beberapa waktu lalu, keputusan resmi diambil bahwa pengurus pusat mendukung Andi Amran Sulaiman untuk kembali memimpin IKA Unhas dalam periode 2026–2030. Keputusan ini menunjukkan bahwa figur Andi Amran Sulaiman masih memiliki peran penting dalam organisasi alumni Unhas.

Baca Juga  Dorong Literasi Teknologi, UMJ Adakan Pelatihan Robot untuk Misi Khusus

Namun, di sisi lain, beberapa nama tokoh alumni Unhas mulai mencuat sebagai calon kuat untuk posisi ketua umum. Salah satu nama yang sering disebut adalah Prof Nurdin Abdulla, alumni Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unhas. Nama mantan Gubernur Sulsel dan Bupati Bantaeng ini diungkapkan oleh Jabal Nur, seorang alumni Unhas yang aktif di media sosial.

Menurut Jabal Nur, Prof Nurdin memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas, termasuk memimpin organisasi bertaraf internasional serta memiliki jaringan yang sangat luas. Ia menilai bahwa Prof Nurdin layak memimpin IKA Unhas karena kualitas dan rekam jejaknya.

“Ini karena beliau juga ketua alumni Jepang, saya kira pas kalau pak Nurdin yang jadi ketua Ika Unhas pada mubes Ika Unhas akan datang,” kata Jabal Nur melalui rilisnya.

Selain Prof Nurdin, ada juga tokoh mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, yang juga dianggap layak untuk menjadi ketua umum IKA Unhas. Menurut Jabal Nur, munculnya beberapa tokoh alumni Unhas ini menandakan bahwa banyak tokoh yang peduli terhadap perkembangan organisasi ini.

Peran Alumni dalam Pembangunan IKA Unhas

Peran alumni Unhas dalam pembangunan organisasi ini sangat penting. Dari berbagai daerah dan profesi, mereka memberikan kontribusi baik secara finansial maupun ide-ide strategis. Dengan adanya sponsorship dan partisipasi aktif, IKA Unhas diharapkan bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh alumni.


unnamed Dulu Beli Rp1 M, Ketua Panitia Jamin Tak Pakai Dana Pribadi Amran Sulaiman Mubes IKA Unhas