Kepiting yang selamat dari apa yang membunuh banyak dinosaurus kini diberi nama setelah pelatih legendaris Alabama

Nick Saban sering disebut “the goat”, tetapi para peneliti di University of Alabama baru-baru ini memberi penghargaan kepada pelatih legendaris itu dengan sesuatu yang sedikit lebih nautis.
Sebuah studi UA mengenai fosil kura-kura dan udang berusia 65 juta tahun dari County Lowndes telah menghasilkan beberapa spesies yang baru bagi ilmu pengetahuan, menurut pernyataan terbaru.
Dan para peneliti telah menamai spesies kura-kura yang paling melimpah di antara fosil-fosil tersebutCostacopluma nicksabani,dikenal juga sebagai kura-kura Saban.
“Nama spesies tidak hanya menghormati Nick Saban karena dia secara terkenal memenangkan enam gelar nasional dan sembilan kejuaraan SEC dengan Crimson Tide dari 2007–2023, tetapi dedikasinya terhadap Nick’s Kids Foundation terus memberikan dampak yang sangat positif bagi anak-anak di Alabama dan sekitarnya,” kata Dr. Adiel Klompmaker, Kurator Paleontologi di Departemen Penelitian dan Koleksi Museum UA.
Sebagian besar spesimen yang ditemukan memiliki lebar hingga 0,6 inci dan hidup di atas atau dalam dasar laut berlumpur, menurut rilis tersebut.
Menurut peneliti UA, kepiting Saban dan krustasea lainnya yang ditemukan bersamanya hidup 600.000–700.000 tahun setelah peristiwa kepunahan massal Kretase-Paleogenik yang dramatis 66 juta tahun yang lalu.
“Sebelumnya tidak pernah ada sebanyak delapan spesies kepiting yang ditemukan di satu lokasi di Amerika Utara begitu cepat – secara geologis berarti – setelah kepunahan ini,” demikian bunyi rilis tersebut.
Peristiwa ini, terkait dengan dampak meteorit di dekat Meksiko dan letusan gunung berapi besar di India, menghilangkan sekitar 75% semua spesies di Bumi. Kelompok-kelompok utama seperti dinosaurus yang tidak bisa terbang, mosasaurs, dan reptil terbang (pterosaurs) pun menghilang sepenuhnya.
“Krustasea decapoda yang tangguh ini berhasil bertahan, dan mereka masih berkembang hingga saat ini di Alabama dan tempat lain,” lanjutnya.
Lebih dari 1.000 spesimen fosil telah ditemukan di lokasi Lowndes County, menurut rilis tersebut.
Mayoritas fosil dari studi baru ini disimpan di koleksi paleontologi Museum UA di bawah perawatan Departemen Penelitian dan Koleksi Museum.
Fosil-fosil tersebut tersedia untuk dilihat selama tur koleksi dengan permintaan.
©2025 Advance Local Media LLC. Kunjungi Bisakimia. Didistribusikan oleh Tribune Content Agency, LLC.




Leave a Reply