Kurikulum Sekolah Rakyat: Program Prabowo untuk Keluarga Miskin

Visi Sekolah Rakyat dalam Membangun Generasi Pemimpin

Sekolah Rakyat (SR) merupakan inisiatif yang dirancang untuk menjadi jembatan bagi keluarga miskin menuju perubahan. Tujuan utamanya adalah mencetak agen perubahan yang mampu memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Dengan pendekatan yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter, program ini bertujuan untuk memberdayakan wong cilik di berbagai daerah.

Visi Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian yang kuat. Peserta didik diajarkan untuk memiliki pola pikir pantang menyerah, kepercayaan diri, serta rasa cinta tanah air. Hal ini dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan nasional dalam proses belajar mengajar.

Misi Sekolah Rakyat yang Jelas

Misi dari Sekolah Rakyat sangat jelas. Pertama, program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan berkualitas agar peserta didik siap melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kedua, Sekolah Rakyat fokus pada penanaman pola pikir pantang menyerah, serta penguatan kepemimpinan dan cinta tanah air. Ketiga, program ini bertujuan untuk membentuk karakter dan budi pekerti luhur yang akan menjadi fondasi bagi masa depan peserta didik.

Kurikulum yang Terstruktur dan Adaptif

Kurikulum Sekolah Rakyat dirancang secara tailor-made atau khusus, sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi sosial setempat. Hal ini memungkinkan program ini dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga bisa memberikan dampak yang maksimal.

Kurikulum Sekolah Rakyat terdiri atas tiga komponen utama, yaitu:

  • Kurikulum Persiapan

    Tahap ini bertujuan untuk membangun fondasi awal bagi siswa sebelum memasuki pembelajaran yang lebih intensif. Prosesnya melibatkan talent mapping melalui asesmen kesiapan fisik, mental, dan akademik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap siswa siap menghadapi tantangan pendidikan yang lebih kompleks.

  • Kurikulum Sekolah Formal

    Komponen ini mengacu pada standar nasional pendidikan, termasuk kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Pelaksanaannya disesuaikan dengan regulasi dari berbagai kementerian seperti Kemendikdasmen, Kemendiktiristek, Kementerian Agama, serta Kementerian Sosial. Dengan demikian, peserta didik mendapatkan pendidikan yang selaras dengan kebijakan nasional.

  • Kurikulum Sekolah Asrama

    Fokus utama dari komponen ini adalah penguatan pendidikan karakter. Materi yang diberikan mencakup pembentukan karakter dan kepemimpinan, penguatan spiritualitas, penanaman nilai cinta tanah air, serta pengembangan kemampuan bahasa dan komunikasi. Dengan kurikulum ini, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan memiliki kompetensi yang luas, baik dalam aspek akhlak dan keagamaan, kepemimpinan, penguasaan bahasa dan literasi digital, kewirausahaan, maupun ketuntasan akademik.

Baca Juga  Ringkasan Materi Bab 4 Akidah Akhlak Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka: Keindahan Bersikap Jujur

Target Lulusan yang Berkualitas

Dengan struktur kurikulum yang terpadu dan adaptif, Sekolah Rakyat menargetkan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Selain itu, lulusan ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, membawa perbaikan bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya.


unnamed Kurikulum Sekolah Rakyat: Program Prabowo untuk Keluarga Miskin