Pembelajaran berbasis bimbingan adalah …
Pengertian Scaffolding Pembelajaran
Scaffolding pembelajaran adalah konsep penting dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk membantu siswa memahami dan menguasai materi baru. Konsep ini menekankan peran guru sebagai pemberi bantuan sementara agar siswa dapat mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi.
Apa Itu Scaffolding Pembelajaran?
Scaffolding pembelajaran dapat diartikan sebagai metode pengajaran di mana guru memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dukungan ini bisa berupa arahan, contoh, atau penyederhanaan tugas. Tujuan dari scaffolding adalah membantu siswa menguasai keterampilan atau konsep baru yang berada dalam Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) mereka.
Dalam konteks pendidikan, ZPD merujuk pada area antara apa yang sudah dikuasai siswa dan apa yang dapat dicapai dengan bantuan orang lain. Dengan demikian, scaffolding menjadi alat untuk menjembatani kesenjangan tersebut.
Fungsi Scaffolding dalam Pembelajaran
Scaffolding memiliki beberapa fungsi utama dalam proses belajar mengajar. Pertama, ia membantu siswa memahami materi yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami. Kedua, scaffolding mendorong siswa untuk aktif berpikir dan mencoba menyelesaikan masalah secara mandiri.
Guru berperan sebagai fasilitator dalam proses ini. Mereka mengamati kemampuan awal siswa dan menyesuaikan bentuk dukungan yang diberikan. Contohnya, guru bisa memberikan langkah-langkah detail, pertanyaan pemandu, atau penjelasan tambahan.
Proses Implementasi Scaffolding
Proses scaffolding biasanya dimulai ketika siswa menghadapi tugas yang menantang. Saat itu, mereka hampir mampu menyelesaikan tugas tetapi masih membutuhkan bantuan. Dukungan yang diberikan pada tahap ini sangat penting untuk memastikan siswa tidak merasa kewalahan.
Seiring waktu, bantuan yang diberikan secara bertahap dikurangi. Hal ini dilakukan agar siswa dapat meningkatkan kemandirian mereka. Akhirnya, siswa akan mampu menyelesaikan tugas tanpa bantuan lagi.
Manfaat Scaffolding bagi Siswa
Scaffolding memiliki banyak manfaat bagi siswa. Pertama, ia membantu siswa memahami konsep secara mendalam karena mereka diberi bantuan yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Kedua, scaffolding mencegah siswa merasa kesulitan berlebihan atau kehilangan motivasi.
Selain itu, scaffolding juga mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar. Mereka diajak untuk berpikir, mencoba, dan merefleksikan pengalaman belajarnya. Dengan begitu, siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi benar-benar memahami dan menerapkannya.
Keuntungan Scaffolding dalam Pembelajaran
Scaffolding juga memberikan keuntungan dalam hal efektivitas pembelajaran. Karena bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, proses pembelajaran menjadi lebih terarah dan bermakna. Guru dapat memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan dukungan yang cukup tanpa terlalu mendominasi.
Selain itu, scaffolding juga mendukung perkembangan individual siswa. Setiap siswa memiliki tingkat kesiapan belajar yang berbeda, dan scaffolding memberikan pendekatan yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, scaffolding pembelajaran merupakan pendekatan yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Ia tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga mendorong kemandirian dan kemampuan berpikir kritis. Dengan penerapan scaffolding yang tepat, proses belajar menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa.
- School Struggles Through Cold Classrooms After Heating Failure - January 12, 2026
- Pembelajaran berbasis bimbingan adalah … - January 12, 2026
- Peringatan HAB Kemenag di Kotim, DPRD Waspadai Radikalisme di Sekolah - January 12, 2026




Leave a Reply