Gubernur Anwar Hafid Soroti Kesejahteraan Guru dalam Perayaan HUT ke-80 PGRI Sulteng

Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN di Sulawesi Tengah

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, hadir dalam puncak peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Acara digelar di Anjungan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Sabtu (5/12/2025). Kehadiran Gubernur disambut antusias oleh ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Area Anjungan Matano tampak penuh sesak dengan para pendidik yang datang dari seluruh kabupaten di Sulteng. Mereka hadir untuk memperingati momen penting bagi dunia pendidikan. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai rangkaian kegiatan yang menjadi ruang refleksi, apresiasi, dan penguatan komitmen profesi guru.

Gubernur Anwar Hafid memberikan penegasan kuat bahwa guru adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia sekaligus penentu arah masa depan daerah. “Guru itu tonggak utama dalam mencerdaskan bangsa. Tanpa guru, tidak ada SDM unggul. Perhatian kepada guru bukan pilihan, tetapi kewajiban pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kesejahteraan guru harus menjadi prioritas. Menurutnya, penghargaan terhadap profesi guru tidak cukup hanya dalam bentuk ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan konkrit. “Kesejahteraan guru harus menjadi prioritas. Mereka membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita, tidak boleh dikesampingkan. Pemerintah provinsi siap bersinergi untuk memastikan itu,” ujarnya.

Tantangan Pendidikan di Era Baru

Selain persoalan kesejahteraan, Gubernur Anwar Hafid mengingatkan bahwa tantangan pendidikan di era saat ini semakin kompleks. Guru dituntut mampu beradaptasi, terus meningkatkan kompetensi, serta menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. “Guru sekarang bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter. Era ini menuntut guru yang kreatif, responsif, dan berintegritas. Itu yang akan menentukan masa depan Morowali,” jelasnya.

Baca Juga  BPJS Kesehatan 2026: Daftar Iuran Kelas 1, 2, dan 3 Resmi

Gubernur juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Morowali yang telah memberikan perhatian terhadap tenaga pendidik, termasuk upaya peningkatan kesejahteraan yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan PGRI sangat penting untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah.

Rangkaian Acara yang Meriah

Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN di Anjungan Matano berlangsung meriah dengan penampilan seni, pemberian penghargaan guru berprestasi, serta berbagai kegiatan bertema “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Para guru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan terhadap profesi mereka.

Melalui momentum ini, Gubernur Anwar Hafid kembali menegaskan bahwa guru adalah pilar peradaban yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat. Dengan semangat yang sama, para guru dan stakeholder pendidikan di Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.


unnamed Gubernur Anwar Hafid Soroti Kesejahteraan Guru dalam Perayaan HUT ke-80 PGRI Sulteng