Pemeriksaan Kesehatan Rutin Jamaah Masjid Al Furqan Haurgeulis, Bentuk Kepekaan terhadap Kesehatan Jama’ah

Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Rutin di Masjid Al Furqan Haurgeulis

Masjid Al Furqan Haurgeulis kembali melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan pada hari Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan kepada jamaah dan masyarakat sekitar, dengan fokus pada pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, serta asam urat.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya ditujukan kepada jamaah tetap masjid, tetapi juga terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat secara luas.

Sujadi, perwakilan dari keluarga besar Al Furqan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program bulanan yang telah berjalan secara konsisten. “Pelayanan kesehatan ini rutin kami lakukan satu kali setiap bulan sebagai langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan jamaah, khususnya terkait kolesterol, gula darah, dan asam urat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Masjid Al Furqan dan Pusat Pelatihan Kepemimpinan dan Keluarga Al Furqan dalam mewujudkan masjid sebagai pusat pembinaan umat tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga kesehatan dan ketahanan keluarga.

Donor Darah sebagai Bentuk Kepedulian Sosial

Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan, Masjid Al Furqan juga aktif dalam kegiatan donor darah. Donor darah ini menjadi agenda rutin yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengumpulkan kantong darah demi menolong sesama. Kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan empati yang dianut oleh komunitas Al Furqan.

Menurut Sujadi, donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bantuan darah. “Tujuannya adalah meningkatkan kepedulian sosial, melatih empati, dan memberi manfaat bagi pendonor serta penerima darah,” jelasnya.

Donor darah juga memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa dan memberikan harapan bagi yang membutuhkan. “Jadi, Al-Furqan gelar donor darah sebagai bentuk kegiatan sosial untuk membantu pasokan darah dan menumbuhkan kepedulian di masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Nigeria@65: Para pemangku kepentingan menyampaikan keluhan tentang pendanaan pendidikan yang buruk dan penurunan kualitasnya

Program yang Berkelanjutan

Program-program seperti pemeriksaan kesehatan dan donor darah menunjukkan bahwa Masjid Al Furqan tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, masjid dapat menjadi wadah yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara holistik.

Beberapa kegiatan lain yang juga dilakukan oleh Al Furqan antara lain pelatihan kepemimpinan, pengembangan keluarga, serta kegiatan sosial lainnya. Semua program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan saling mendukung.

Dalam rangka menjaga kualitas layanan kesehatan dan sosial, masjid juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kesehatan dan lembaga sosial. Kerja sama ini memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Kesimpulan

Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, Masjid Al Furqan Haurgeulis menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan pemeriksaan kesehatan rutin dan donor darah yang berkelanjutan, masjid ini menjadi contoh inisiatif yang sangat penting dalam mendorong kesadaran kesehatan dan kepedulian sosial.

Kegiatan-kegiatan ini juga membuktikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Al Furqan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.

unnamed Pemeriksaan Kesehatan Rutin Jamaah Masjid Al Furqan Haurgeulis, Bentuk Kepekaan terhadap Kesehatan Jama'ah