Sineklopedia: Film & Ensiklopedia untuk Pendidikan Anak Yatim, Dhuafa, dan Disabilitas

AA1ATWnG Sineklopedia: Film & Ensiklopedia untuk Pendidikan Anak Yatim, Dhuafa, dan Disabilitas

Program Sineklopedia: Gerakan Literasi yang Menggabungkan Sinema dan Ensiklopedia

Program edukasi sosial Sineklopedia kembali hadir sebagai gerakan literasi yang menggabungkan medium sinema dan ensiklopedia untuk memberikan hiburan edukatif kepada anak-anak yatim, dhuafa, disabilitas, serta anak jalanan. Melalui pendekatan visual dan literasi, kegiatan ini tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, motivasi, serta semangat menerima perbedaan.

Menggabungkan Sinema dan Literasi untuk Membangun Karakter

Sineklopedia dirancang dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari membeli buku di Gramedia hingga nonton bareng film Teman Tegar. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap membaca sekaligus memperkuat nilai penting seperti:

  • Semangat pantang menyerah
  • Penerimaan diri
  • Menghargai keberagaman
  • Meningkatkan interaksi sosial yang positif

Pendekatan sinema dipilih karena anak cenderung lebih mudah memahami pesan melalui gambar visual dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, pesan-pesan edukatif dapat tersampaikan secara efektif dan lebih menarik bagi para peserta.

Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Program Sineklopedia

Program ini menjadi bukti kolaborasi nyata antara berbagai pihak, termasuk Dompet Dhuafa, pemerintah, komunitas sosial, media, hingga insan perfilman. Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Ustadz Ahmad Shonhaji, berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi model edukasi berbasis sinema tingkat nasional.

“Kami ingin Sineklopedia menjadi gerakan publik yang kuat dalam menyuarakan pendidikan, inklusivitas, dan perlindungan anak,” ungkapnya.

Mengapa Film Teman Tegar Dipilih?

Film Teman Tegar dipilih karena dinilai mampu memberikan contoh nyata tentang ketangguhan dan keberanian dalam menghadapi keterbatasan. Tokoh Tegar, seorang anak berkebutuhan khusus, menjadi sumber inspirasi tentang bagaimana menerima diri dan terus berjuang. Pendekatan visual pada film ini membuat anak-anak lebih mudah memahami nilai yang disampaikan, dibandingkan jika pesan yang sama disampaikan dalam bentuk ceramah atau materi konvensional.

Baca Juga  Pemkab Aceh Singkil Didesak Bantu Biaya Kuliah Mahasiswa

Pesan Inklusivitas dan Lingkungan

Selain menghadirkan kisah Tegar sebagai sosok inspiratif, film ini juga memperkenalkan karakter Maira, seorang anak dari masyarakat adat. Melalui Maira, anak-anak diajak untuk:

  • Mencintai alam
  • Memahami cara hidup masyarakat adat
  • Mengenal nilai-nilai kearifan lokal

Founder Aksa Bumi Langit, Anggi Firsca, menambahkan bahwa film ini memperlihatkan bahwa pahlawan lingkungan (environmental hero) benar-benar ada dan hidup di tengah masyarakat adat.

“Di sinilah film ini menemukan community yang sama gerakannya, untuk menyadarkan bahwa hero lingkungan itu ada,” tuturnya.

Membentuk Generasi Cerdas, Peduli, dan Berempati

Dengan menggabungkan hiburan visual dan edukasi literasi, Sineklopedia berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga memiliki empati, keberanian, serta rasa hormat pada keberagaman. Program ini diharapkan terus berkembang menjadi gerakan literasi nasional yang inklusif, inspiratif, dan mampu menjangkau lebih banyak anak di Indonesia.

unnamed Sineklopedia: Film & Ensiklopedia untuk Pendidikan Anak Yatim, Dhuafa, dan Disabilitas