Kerajinan Gerabah yang Menghibur Siswa TK di Desa Tasikmadu Tuban

Wisata Edukasi Gerabah di Kebun Belimbing Tasikmadu

Sebanyak 250 anak taman kanak-kanak (TK) dari Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengikuti kegiatan outing class wisata edukasi gerabah di Kebun Belimbing Tasikmadu. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Desember 2025, dan menjadi momen yang sangat berkesan bagi para peserta.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan ruang kreativitas bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan kerajinan Nusantara. Anak-anak diajarkan cara mengenal tanah liat, membentuk berbagai bentuk sederhana seperti patung kecil, gantungan kunci, hingga celengan. Setelah itu, mereka juga diberi kesempatan untuk mewarnai hasil karya mereka sendiri dengan beragam pilihan warna.

Pengalaman Berharga Bagi Anak-Anak

Sesampainya di lokasi, anak-anak langsung diperkenalkan pada proses pembuatan gerabah. Mereka belajar dari tahap awal hingga akhir, termasuk cara membentuk dan mewarnai karya seni mereka. Suasana semakin menarik ketika mereka mulai mencoba membuat berbagai bentuk yang menarik. Hasil karya mereka pun tampak unik dan penuh ekspresi.

Iwan (23), pengurus wisata edukasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang kreativitas bagi anak-anak melalui kerajinan tradisional. “Tujuannya agar mereka bisa berkreasi dan mengenal kerajinan Nusantara,” ujarnya.

Menurut Iwan, wisata edukasi gerabah di Tasikmadu telah beroperasi sejak September 2025 dan kini menjadi salah satu tujuan favorit sekolah-sekolah di Tuban yang ingin mengadakan pembelajaran luar kelas.

Konsep Menabung Sejak Dini

Salah satu guru pendamping, Susilo Puji Astuti, mengaku bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertama bagi sekolah mereka. “Anak-anak diajarkan membuat celengan dari tanah liat. Selama ini belum pernah ada kegiatan seperti ini di sekolah, jadi ini pengalaman baru dan menyenangkan,” ujarnya.

Puji juga berharap, melalui pembuatan gerabah khususnya celengan, anak-anak dapat mulai memahami konsep menabung sejak dini. “Kami juga ingin memperkenalkan konsep menabung sejak dini,” imbuhnya.

Baca Juga  Pertama Kali Digelar, Ratusan Pelajar Rohil Ikuti O2SD Percasi

Usai membuat gerabah, kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling kebun belimbing di sekitar lokasi. Anak-anak tampak antusias memetik belimbing matang langsung dari pohonnya. Mereka juga diberi kesempatan untuk menikmati suasana alam yang segar dan menyenangkan.

Manfaat Wisata Edukasi

Wisata edukasi ini tidak hanya memberikan pengalaman seru, tetapi juga memberikan manfaat pendidikan. Anak-anak belajar tentang bahan baku, teknik pembuatan, serta nilai-nilai penting seperti kreativitas dan kedisiplinan. Selain itu, mereka juga dikenalkan pada budaya lokal yang kaya akan seni dan kerajinan.

Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung, bukan hanya melalui buku teks. Hal ini membantu meningkatkan pemahaman mereka terhadap berbagai topik yang dipelajari di kelas.

Kesimpulan

Wisata edukasi gerabah di Kebun Belimbing Tasikmadu telah menjadi pilihan yang sangat baik bagi sekolah-sekolah di Tuban. Tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat pendidikan yang berharga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran luar kelas dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan anak-anak.




unnamed Kerajinan Gerabah yang Menghibur Siswa TK di Desa Tasikmadu Tuban